Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodam Baru Sesuai Permintaan Masyarakat

📅 Sabtu, 02 Mar 2024, 01:12 WIB | Oleh:
Kodam Baru Sesuai Permintaan Masyarakat Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. RAPIM TNI AD -- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, usai Rapat Pimpinan TNI AD 2024, di Jakarta, Kamis (29/2).

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mengatakan, pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) baru sesuai permintaan rakyat. Hal tersebut dia konfirmasi tiap kunjungan ke daerah-daerah.

"Kalau saya kunjungan ke daerah, mereka pada minta. Jadi ada banyak tempat yang bahkan bilang, Pak kami siapkan lahannya, Bapak tolong buatkan di sini kodim, batalion, koramil, dan lain sebagainya," ujar Maruli usai Rapat Pimpinan TNI AD 2024, di Jakarta, kemarin.

Kasad menyebut, permintaan itu menunjukkan jika kehadiran TNI AD diperlukan masyarakat. Dia mencontohkan, ada Kodam di Kalimantan yang mengurusi tiga provinsi sehingga membuat aksesibilitas pengerjaan tugas menjadi terbatas.

"Mungkin orang tidak merasakan bagaimana rasanya jadi pangdam di tiga provinsi di Kalimantan. Pindah provinsi saja harus lewat Jakarta. Ini kira-kira persoalannya," jelasnya.

Maruli menambahkan, masyarakat bahkan meminta untuk pembangunan Komando Rayon Militer (Koramil). Hal tersebut untuk membantu menyelesaikan problem masyarakat mulai dari perdamaian, pembangunan, hingga sosial kesehatan seperti stunting.

Terkait adanya kritik atas rencana tersebut, pihaknya siap berdiskusi untuk meluruskan hal tersebut. Menurutnya, kritik tersebut tidak bisa disalahkan sebab sesuai dengan teori-teori yang ada.

"Kalau orang yang mengamati dari Jakarta, nggak ngerti kampung, nah ini kita juga nggak salahkan. Mungkin secara teori sekolahan, bagaimana militer, bagaimana ini kekuatan tidak sesuai dengan mendemokrasi, kami tampung," katanya.

Kasad menerangkan, salah satu pembangunan Koramil yang tengah dilakukan berada di IKN. Terkait pembangunan Kodam baru di IKN, pihaknya akan terus melakukan kajian.

"Sementara sudah ada Kodam Mulawarman meng-handle di sana. Nanti bertahap sudah mulai betul-betul pelaksanaan pemerintahan kita akan berpikir apakah diperlukan satu Kodam atau tidak. Tetap terus dikaji," ucapnya.

Antisipasi Ancaman

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD yang membahas terkait evaluasi internal guna mengantisipasi ancaman keamanan ke depannya.

Dia mengatakan jajaran pimpinan perlu mengikuti perkembangan permasalahan keamanan karena memiliki tanggung jawab dalam menjamin keselamatan anggotanya. "Jadi kita perlu berdiskusi, mengupdate," kata Maruli saat berpidato pada kegiatan Rapim TNI AD di Balai Kartini, Jakarta.

Menurutnya para pimpinan TNI AD harus selalu mengingat ancaman keamanan, baik yang sekarang terjadi saat ini, hingga berpuluh-puluh tahun ke depannya. Dia pun menginginkan para jajarannya itu terus melakukan evaluasi terkait latihan-latihan hingga perlengkapan para prajurit.

"Selama ini yang saya melihat, kita banyak nonton film, ini bagus, ini hebat, padahal cuaca, medan, kultur, cara mengatasi kita berbeda," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Dua Kapal Tanker Minyak Diserang di Selat Hormuz

57 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.