Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkat Kesuburan di Korea Selatan Capai Rekor Terendah

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 12:26 WIB | Oleh:
Tingkat Kesuburan di Korea Selatan Capai Rekor Terendah Doc: Korean Times/Yonhap
Ket. Para orang tua melihat-lihat pameran produk bayi di Daegu, 17 Agustus.

SEOUL - Tingkat kesuburan di Korea Selatan turun ke rekor terendah baru secara kuartal sebesar 0,65 pada kuartal keempat tahun 2023, demikian data yang ditunjukkan pada hari Rabu (28/2).

Yonhap mengatakan, angka tersebut memperdalam masalah demografis di negara yang berjuang melawan penuaan yang cepat dan penurunan angka kelahiran yang cepat.

Rata-rata jumlah perkiraan kelahiran seorang perempuan sepanjang hidupnya mencapai 0,65 pada periode Oktober-Desember, turun 0,05 dari tahun sebelumnya, menurut data dari Statistik Korea.

Angka tersebut merupakan angka terendah dalam angka triwulanan, dan jauh di bawah 2,1 kelahiran per perempuan yang dibutuhkan untuk mempertahankan populasi tetap stabil tanpa imigrasi.

Data menunjukkan, tingkat kesuburan total pada tahun 2023 juga turun menjadi 0,72 dari tahun sebelumnya sebesar 0,78.

Angka tahunan menurun sejak tahun 2015 ketika angka mencapai 1,24, dan penurunan semakin cepat.

"Penurunan tingkat kesuburan tampaknya terjadi karena jumlah pernikahan menurun tajam di tengah pandemi Covid-19," kata seorang pejabat badan tersebut.

Jumlah bayi yang lahir di negara ini pada 2023 turun 7,7 persen dibandingkan tahun lalu, menjadi angka terendah sepanjang masa yaitu 229.970 pada tahun 2023.

Angka kelahiran di negara ini terus mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir hingga berada di bawah angka 400.000 untuk pertama kalinya pada 2017 dan terus menurun hingga di bawah 300.000 pada 2020 dan di bawah 250.000 pada 2022.

Pada kuartal keempat saja, jumlah bayi yang lahir turun 6,9 persen dibandingkan tahun lalu menjadi 52.618 bayi, yang juga merupakan angka terendah dalam sejarah kuartal keempat.

Tingkat kesuburan tahun lalu merupakan yang terendah di antara negara-negara anggota Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan.

Negara ini sedang mengalami perubahan demografis yang suram, karena banyak generasi muda memilih untuk menunda atau tidak menikah atau tidak memiliki bayi seiring dengan perubahan norma sosial dan gaya hidup, serta menghadapi harga rumah yang tinggi, pasar kerja yang sulit, dan perlambatan ekonomi.

Korea Selatan diperkirakan akan menjadi negara yang sangat tua pada 2072 karena usia rata-rata akan meningkat dari 44,9 pada 2022 menjadi 63,4 pada 2072, dan populasinya akan turun menjadi sekitar 36,22 juta pada 2072 dari 51 juta pada tahun lalu, menurut badan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.