Bank Dunia Soroti Program Perencanaan Makan Siang Gratis
📅 Kamis, 29 Feb 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiDihubungi terpisah, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengatakan prospek pertumbuhan ekonomi setidaknya akan menghadapi lima tantangan.
Harga pangan terutama beras yang masih akan tinggi bahkan bertahan pasca-Lebaran karena berkurangnya stok pangan. Suku bunga juga masih dalam level yang tinggi dan menganggu penyaluran kredit ke sektor riil. Harga komoditas yang melandai mempengaruhi kinerja ekspor sehingga kinerja perdagangan lebih rendah dibanding tahun lalu.
"Terakhir tekanan dari kondisi ekonomi global mempengaruhi berbagai keputusan investasi di Indonesia. Jadi mencapai pertumbuhan 4,9 persen saja sepertinya butuh kerja ekstra," kata Bhima.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!