Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahasa Daerah Jadi Pertaruhan Pelestarian Budaya

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bahasa Daerah Jadi Pertaruhan Pelestarian Budaya Doc: antara
Ket. Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) E Aminudin Aziz.

JAKARTA - Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) E Aminudin Aziz menyatakan bahasa daerah perlu dijaga karena menjadi pertaruhan dalam pelestarian budaya bangsa.

"Bahasa daerah perlu dijaga bersama karena ini menjadi pertaruhan dalam pelestarian budaya bangsa. Saya yakin dengan inisiatif semua bahasa daerah yang kita revitalisasi dapat berjalan dengan baik," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (28/2).

Aziz menuturkan pihaknya memiliki komitmen terlibat aktif melestarikan berbagai bahasa daerah yang merupakan bahasa ibu melalui upaya revitalisasi.

Ia menyebutkan Badan Bahasa sudah merevitalisasi lima bahasa daerah dengan jumlah peserta 1,6 juta orang pada 2021, sedangkan pada 2022 merevitalisasi 39 bahasa daerah dengan jumlah peserta 3 juta orang. "Untuk 2023 sejumlah 73 bahasa daerah dengan jumlah peserta lebih dari 5 juta orang," ujarnya.

Bunda Bahasa Ibu Franka Nadiem Makarim pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melestarikan bahasa ibu, termasuk adanya peran keluarga sebagai benteng yang dapat memperkuat kebinekaan bangsa.

Ia mengatakan dalam mengoptimalkan revitalisasi bahasa daerah perlu mengedepankan pelestarian dan pengembangan yang melibatkan generasi muda dalam kemasan yang lebih kreatif.

Salah satu langkah mengemas pelestarian bahasa daerah menjadi lebih kreatif dilakukan melalui kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) yang akan mulai pada 3 Mei 2024.

Acara tersebut nantinya akan dibuka oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dan diikuti seluruh kepala dinas pendidikan, bupati, dan gubernur di seluruh Indonesia. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kobaran Api Meluas, Karhutla di Gunung Bromo Belum Padam

13 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Kobaran Api Meluas, Karhutl...

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Empat TPU di Kota Semarang Sudah Penuh
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.