Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manila: Tiongkok Kembali Blokir Kapal Filipina

📅 Senin, 26 Feb 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Manila: Tiongkok Kembali Blokir Kapal Filipina Doc: AFP/Philippine Coast Guard
Ket. Halangi BRP Datu Sanday | Foto yang dirilis Penjaga Pantai Filipina pada Minggu (25/2) memperlihatkan sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok sedang menghalangi kapal BRP Datu Sanday milik pemerintah Filipina yang sedang menjalankan misi mengirimkan pasokan kepada para nelayan di Scarborough Shoal, LTS pada Kamis (22/2) lalu.

MANILA - Manila pada Minggu (25/2) menuduh Penjaga Pantai Tiongkok berusaha menghalangi kapal pemerintah Filipina yang mengirimkan pasokan kepada para nelayan. Upaya pemblokiran ini merupakan insiden kedua di dekat terumbu karang yang disengketakan dalam dua pekan.

"Kapal BRP Datu Sanday sedang memasok bahan bakar kepada nelayan di dekat Scarborough Shoal ketika diganggu oleh kapal Penjaga Pantai Tiongkok dan tiga kapal Tiongkok lainnya pada 22 Februari lalu," kata Penjaga Pantai Filipina.

Tiga dari empat kapal Tiongkok berada dalam jarak 100 meter dari haluan Datu Sanday, kata Penjaga Pantai Filipina dalam sebuah laporan insiden yang juga mencantumkan upaya membuntuti, gangguan transponder kapal, dan manuver berbahaya lainnya.

"Meskipun melakukan manuver ini, nakhoda BRP Datu Sanday menunjukkan keterampilan pelayaran yang sangat baik dan berhasil menghindari upaya pemblokiran," kata Komodor Jay Tarriela, juru bicara Penjaga Pantai Filipina untuk masalah Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Sepekan sebelumnya, Penjaga Pantai Filipina mengatakan BRP Datu Tamblot juga mengalami kejadian serupa di wilayah tersebut.

Titik Konflik

Scarborough Shoal adalah rangkaian terumbu yang telah menjadi titik konflik antar negara sejak Tiongkok merebutnya dari Filipina pada tahun 2012. Sejak itu, Beijing telah mengerahkan kapal patroli yang menurut Manila mengganggu kapal-kapal Filipina dan mencegah nelayan Filipina mengakses laguna yang kaya ikan di sana.

Di media sosial, harianGlobal Timesyang dikelola pemerintah Tiongkok mengatakan pada Sabtu (24/2) bahwa Penjaga Pantai Tiongkok telah memukul mundur Datu Sanday ketika kapal tersebut secara ilegal menyusup ke perairan yang berdekatan dengan Pulau Huangyan (Scarborough Shoal).

Scarborough Shoal terletak 240 kilometer sebelah barat pulau utama Luzon di Filipina dan hampir 900 kilometer dari Hainan, daratan utama Tiongkok yang terdekat.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah perairan tersebut dan mengabaikan keputusan pengadilan internasional yang menyatakan pernyataan mereka tidak memiliki dasar hukum.

Perselisihan yang tegang antara Tiongkok dan Filipina di sekitar terumbu karang yang disengketakan pada tahun 2023 lalu sempat menyebabkan tabrakan dan kapal-kapal Tiongkok menyemprotkan meriam air ke kapal-kapal Filipina.AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Riset Ungkap Potensi Kendalikan El Nino

22 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Riset Ungkap Potensi Kendal...
Nasional
Pajak “Marketplace” Dim...
Nasional
Reformasi Partai Politik Ku...
Pendaftaran LPDP Tahap 2 Dibuka, Ini Sosialisasi Kebijakan dan Persyaratan Terbarunya!

Pendaftaran LPDP Tahap 2 Dibuka, Ini Sosialisasi Kebijakan dan Persyaratan Terbarunya!

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.