Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perintah Wamil Picu Naiknya Migran ke Thailand

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perintah Wamil Picu Naiknya Migran ke Thailand Doc: AFP/ROYAL THAI ARMY
Ket. Arus Migran | Puluhan warga bergegas menyeberangi Sungai Moei di perbatasan Myanmar-Thailand beberapa waktu lalu. Arus migran dari Myanmar menuju Thailand saat ini makin meningkat seiring dengan pengumuman junta yang akan memberlakukan wajib militer.

RANONG - Perintah wajib militer oleh pemerintah junta militer Myanmar telah menyebabkan masuknya generasi muda Myanmar ke Thailand, demikian menurut laporan kantor beritaThailand News Agency(TNA) pada Kamis (22/2).

Thailand adalah negara yang berbatasan dengan Myanmar sepanjang sekitar 2.400 kilometer.

Undang-undang wajib militer yang diberlakukan oleh Myanmar, bertujuan untuk merekrut sekitar 5.000 orang setiap bulan mulai April, telah memicu gelombang baru masuknya migran secara ilegal ke Thailand di sepanjang perbatasan.

Di Provinsi Tak, unit patroli perbatasan menangkap sekelompok orang yang melintasi perbatasan menuju Thailand. Otoritas keamanan di provinsi tersebut sebelumnya telah mendirikan pos pemeriksaan pada Selasa (20/2) malam, dan menangkap 18 warga negara Myanmar yang berkumpul di belakang truk pikap. Hanya berjarak satu jam, mereka memperluas operasi dan menangkap delapan orang lainnya, total 26 orang dalam satu malam.

Myanmar telah mengumumkan bahwa semua pria berusia 18-35 tahun dan perempuan berusia 18 hingga 27 tahun harus bertugas di militer di tengah meningkatnya pertempuran dengan kelompok bersenjata dan Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF).

Di Provinsi Ranong, dilaporkan bahwa hingga seribu pemuda dan pemudi Myanmar telah melintasi perbatasan dari Myanmar setiap hari. Pasukan keamanan menangkap hampir seratus orang setiap hari ketika para pejabat bersiaga tinggi, melakukan operasi sepanjang waktu untuk memblokir semua rute pelarian.

Di dermaga Ranong-Kawthaung yang berfungsi sebagai salah satu penyeberangan perbatasan, terlihat peningkatan penumpang kapal dari Myanmar yang melakukan perjalanan ke sisi Thailand. Suasananya ramai dari pagi hingga sore. Pos pemeriksaan perbatasan permanen di Ranong memungkinkan masuk dan keluar secara sah melalui sistem izin perbatasan. Mereka yang masuk diperbolehkan tinggal maksimal tujuh hari.

Namun sebelumnya, ada sekitar 300-350 warga negara Myanmar yang masuk dan keluar Provinsi Ranong setiap harinya. Saat ini, ada lebih dari 1.000 orang per hari. Sebagian besar penumpang adalah pria dan perempuan muda, yang datang bersama keluarga dengan membawa barang bawaan besar seperti yang terlihat selama festival ketika mereka datang mengunjungi kerabat mereka di Thailand. Namun, hal itu biasanya tidak terlihat pada waktu biasanya.

Operasi Pengawasan

Sementara itu, Pusat Komando Penegakan Maritim Wilayah 3 telah melakukan operasi pengawasan untuk mencegah penyeberangan perbatasan ilegal di sepanjang perbatasan laut Thailand-Myanmar, baik oleh patroli laut maupun tim operasi khusus di sepanjang Sungai Kraburi yang menempuh jarak lebih dari 200 kilometer.

Di Samut Sakhon, wilayah bagi komunitas Myanmar terbesar di Thailand, Mong A, seorang pekerja migran Myanmar berusia 43 tahun, menggambarkan situasi saat ini di negara asalnya sebagai sebuah kekacauan.

Mong A yang telah bekerja di Thailand selama lebih dari 20 tahun mengatakan pemerintah mengirim pasukan ke desa-desa untuk mendaftarkan orang-orang berusia 18 tahun ke atas untuk wajib militer selama minimal dua tahun.

"Orang-orang di pihak berlawanan yang mendukung pemerintahan sipil yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi panik, karena harus wajib militer dan berupaya untuk meninggalkan negara ini," kata Mong A. Ant/TNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.