Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jabar siapkan tenda dan dapur umum bantu korban puting beliung

📅 Jumat, 23 Feb 2024, 16:25 WIB | Oleh:
Pemprov Jabar siapkan tenda dan dapur umum bantu korban puting beliung Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memberikan keterangan di Majalengka, Jawa Barat, Jumat (23/2/2024).

Majalengka - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan tenda darurat dan dapur umum untuk membantu korban terdampak peristiwa angin puting beliung di Kabupaten Bandung dan Sumedang.
"Kemarin sudah koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan TNI-Polri untuk menyiapkan tenda dan dapur umum," kata Penjabat Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin di Majalengka, Jumat.
Bey menjelaskan tenda darurat itu sedang dibangun oleh petugas gabungan, sehingga warga yang menjadi korban dapat mengungsi sementara di tempat itu.
Kemudian, kata dia, untuk dapur umum nantinya guna memenuhi kebutuhan logistik seperti makanan dan minuman yang diperlukan korban di dua daerah itu. "Untuk kebutuhan logistik aman, karena ada dapur umum. Sedang disiapkan," ujar Bey.
Menurut dia, penanganan pascabencana itu sudah berjalan baik karena pemerintah daerah setempat bergerak cepat untuk menanggulangi dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
Bey menyebut salah satu kebijakan responsif telah dilakukan oleh Pemkab Sumedang dengan menetapkan status tanggap darurat angin puting beliung sampai 29 Februari 2024.


Selain itu, Pemkab Sumedang pun menjamin perbaikan rumah warga yang terdampak angin puting beliung dengan menyiapkan anggaran belanja tidak terduga (BTT).
"Untuk Kabupaten Sumedang sudah menetapkan tanggap darurat dan kerusakannya sudah ditanggulangi dari BTT itu," tuturnya.
Bey menambahkan Pemprov Jabar berkomitmen memberikan penanganan lanjutan, baik untuk korban maupun bangunan yang rusak akibat terkena angin puting beliung.
"Saya sampaikan kepada bupati/wali kota bahwa penanganan pascabencana ini sudah sangat baik. Jadi sudah sangat cepat," katanya.
Sebelumnya peristiwa angin puting beliung menerjang wilayah Kabupaten Bandung (Rancaekek) dan Kabupaten Sumedang (Jatinangor) pada Rabu (21/2).Akibat kejadian tersebut sejumlah bangunan seperti toko, pabrik dan rumah warga di dua daerah itu mengalami kerusakan dari ringan hingga berat.BPBD Jabar melaporkan di Kabupaten Sumedang ada sekitar 12 warga yang mengalami luka dan 413 KK terdampak bencana itu.Sedangkan di Kabupaten Bandung terdapat 21 orang yang terluka dan 422 KK terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.