Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dana Stimulan untuk Gagal Panen Kembali Diajukan

📅 Selasa, 20 Feb 2024, 03:03 WIB | Oleh:
Dana Stimulan untuk Gagal Panen Kembali Diajukan Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (19/2).

Pemerintah mengajukan kembali dana stimulan untuk penanganan gagal panen akibat puso yang diharapkan tuntas sebelum Desember mendatang.

JAKARTA - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan kembali dana stimulant sebesar 200 miliar lebih untuk penanganan gagal panen bagi petani akibat puso dan banjir. Langkah tersebut diambil mengingat masa berlaku Keputusan Kepala BNPB Nomor 51 Tahun 2023 tentang Penetapan Status Keadaan Tertentu Gagal Panen (Puso) akibat Banjir telah berakhir pada 31 Desember 2023.

"Sehingga bantuan stimulan yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke Kas Negara, maka Rapat Tingkat Menteri (RTM) hari ini menyepakati agar BNPB mengusulkan kembali dana bantuan stimulan untuk penanganan gagal panen kepada Kementerian Keuangan di tahun 2024 ini," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendydi Jakarta, Senin (19/2).

Dia menyebut, proses penyaluran bantuan tuntas sebelum Desember 2024, sehingga korban terdampak dapat kembali untuk memproduksi pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Rencananya, anggaran yang akan diusulkan kembali yaitu lebih dari 200 miliar rupiah. "Untuk anggaran penanganan gagal panen akibat bencana alam banjir tahun 2024, ditangani oleh PT. Jasindo dan Kementerian Pertanian," jelasnya.

Muhadjir menerangkan, berdasarkan data BNPB telah tercatat sebanyak 331 bencana banjir atau sekitar 44 persen dari total kejadian bencana yang terjadi pada periode Januari - Maret 2023. Bencana banjir yang melanda di Indonesia pada awal tahun 2023 telah puso di 136 Kabupaten/Kota di 20 Provinsi dengan luas total 5.469 Ha.

Dia menuturkan, pada 6 Maret dan 5 April 2023 Presiden RI, Joko Widodo telah mengarahkan untuk memberikan bantuan kepada para petani yang mengalami gagal panen. ]BNPB saat itu berencana akan memberikan penggantian biaya produksi gagal panen akibat banjir melalui Dana Siap Pakai senilai Rp 8 juta/Ha kepada setiap petani.

"Namun, bagi petani yang telah mempunyai asuransi maka akan dibayarkan oleh PT. Jasindo dan kekurangannya akan diberikan oleh BNPB," katanya.

Dia menambahkan hingga akhir Desember 2023, terdapat 77 kab/kota di 18 Provinsi yang telah mengajukan usulan bantuan stimulan, dengan total luas lahan 26.998 Ha. Hingga saat ini, bantuan yang telah disalurkan sebanyak 2 (dua) kali.

"Pada 13 Desember 2023 untuk lahan seluas 493,383 Ha untuk 8 kab/kota di Provinsi Jawa Tengah (Grobogan, Jepara, Demak, Pati, Kudus, Kota Pekalongan, Brebes dan Kendal) dan Pada 23 Januari untuk lahan seluas 2.038,86 Ha untuk 5 kab/kota di Provinsi Jawa Tengah (Grobogan, Jepara, Demak, Pati, Kudus)," terangnya.

Jalin Kerja Sama

Sementara itu, BNPB juga menjalin kesepakatan kerja sama dengan TNI Angkatan Darat (AD) yang berkaitan dengan optimalisasi upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana di seluruh wilayah Indonesia.

Penandatanganan akta kerja sama tersebut dilakukan antara Sekretaris Umum BNPB Rustian dan Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak dan juga turut disaksikan secara langsung oleh Kepala BNPB Suharyanto di kantor BNPB Jakarta, Senin.

"Kita semua tahu dalam kondisi darurat bencana TNI AD selalu ambil peran. Nah, melalui kerja sama ini kami ingin memperkuat dan mengoptimalkan lagi segala upaya melindungi masyarakat dari dampak kebencanaan itu dari yang sebelumnya," kata Kepala BNPB Suharyanto.

Ia menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga fokus utama kegiatan yang dikerjasamakan meliputi pencegahan, penanganan operasi darurat, hingga dukungan anggaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.