Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Luncurkan Serangan Baru terhadap Kelompok Huthi

📅 Selasa, 20 Feb 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Luncurkan Serangan Baru terhadap Kelompok Huthi Doc: AFP/US Central Command (CENTCOM)
Ket. Serang Huthi I Sejumlah awak di kapal induk USS Dwight D. Eisenhower bersiap untuk meluncurkan sebuah jet tempur selama serangan terhadap Huthi di Yaman pada awal Februari lalu. Pada Sabtu (17/2) lalu, pasukan AS di Laut Merah kembali melakukan serangan terhadap Huthi di Yaman.

WASHINGTON DC - Pasukan Amerika Serikat (AS) di Laut Merah telah berhasil melakukan lima serangan pertahanan diri untuk menggagalkan serangan darat dan laut dari wilayah Yaman yang dikuasai Huthi, kata militer Amerika pada Minggu (18/2).

Serangan tersebut terjadi antara pukul 15.00 hingga 20.00 pada Sabtu (17/2) waktu Sanaa, kata Komando Pusat AS, dan merupakan bagian dari serangkaian tindakan yang diambil AS dan sekutunya melawan Huthi, yang ditujukan dalam menghentikan serangan berulang-ulang pemberontak yang didukung Iran terhadap jalur pelayaran Laut Merah.

"Lima serangan tersebut termasuk menargetkanunmanned underwater vehicle(UUV/kapal bawah air tak berawak) yang pertama kali digunakan oleh Huthi sejak serangan dimulai pada Oktober, menurut pernyataan dari Komando Pusat AS (CENTCOM).

Lima serangan lainnya menyasar kapal permukaan tak berawak atau USV, yang pada dasarnya adalahdroneterapung dimana penggunaan kapal seperti ini relatif jarang.

"Tiga sasaran lainnya menargetkan misil jelajah antikapal," imbuh CENTCOM.

Dalam keterangannya, CENTCOM menyatakan bahwa mereka berhasil mengidentifikasi misil jelajah antikapal, kapal bawah air tak berawak, dan kapal permukaan tak berawak di wilayah Yaman yang dikuasai Huthi dan menetapkan bahwa misil tersebut merupakan ancaman nyata terhadap kapal Angkatan Laut AS dan kapal dagang di wilayah tersebut. CENTCOM juga menambahkan bahwa AS bersama empat negara lain bertekad untuk membuat perairan internasional tersebut lebih aman.

Hindari Laut Merah

Sementara itu, perusahaan keamanan maritim Ambrey melaporkan insiden baru di jalur strategis Bab al-Mandeb, di mana sebuah kapal kargo diserang pada Minggu.

Kelompok Huthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman yang dilanda perang termasuk pelabuhan Hodeida, memulai serangan mereka pada November, dengan mengatakan bahwa mereka menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel untuk mendukung warga Palestina di Gaza, yang telah dirusak oleh perang Israel-Hamas.

Pasukan AS dan Inggris lalu membalas dengan serangan terhadap Huthi dengan alasan kepentingan kedua negara juga turut jadi target serangan oleh kelompok tersebut.

Se angan di Laut Merah sejauh ini telah meningkatkan premi asuransi bagi perusahaan pelayaran, memaksa banyak perusahaan untuk menghindari Laut Merah, rute penting yang biasanya membawa sekitar 12 persen perdagangan maritim global.

Perkembangan terakhir dilaporkan oleh perusahaan Ambrey bahwa sebuah kapal kargo milik AS diserang dua kali dalam dua jam di lepas pantai Yaman selatan.

"Kapal curah berbendera Yunani melaporkan adanya serangan misil di Teluk Aden sebelum proyektil lain menghantam air hanya beberapa meter dari kapal," kata Ambrey. "Tidak ada korban luka atau kerusakan yang dilaporkan dalam kedua insiden tersebut dan kapal tersebut melanjutkan perjalanannya ke Aden," imbuh perusahaan keamanan maritim itu. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.