Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SpaceX akan Membiarkan 100 Satelit Starlink Terbakar di Atmosfer Bumi

📅 Sabtu, 17 Feb 2024, 16:28 WIB | Oleh:
SpaceX akan Membiarkan 100 Satelit Starlink Terbakar di Atmosfer Bumi Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi satelit yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi.

HAWTHORNE - SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa swasta Amerika Serikat milik Elon Musk, berencana untuk melalukan "deorbit" pada sekitar 100 satelit internet Starlink yang berusia tua, berarti secara teknis akan memandunya menuju atmosfer bumi hingga membara dan hancur.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan tersebut mengumumkan bahwa mereka terlibat dalam "deorbit terkendali secara proaktif" sebagai lawan dari pengeluaran orbit yang tidak direncanakan yang terjadi ketika satelit Starlink lainnya terbakar di atmosfer bumi.

"Ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Starlink untuk menjaga ruang angkasa tetap aman, berkelanjutan, dan dapat diakses, melindungi astronot dan satelit di orbit serta masyarakat di darat," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan

Dilansir oleh Futurism, SpaceX mengakui bahwa mereka telah menemukan "masalah umum pada satelit dengan populasi kecil ini yang dapat meningkatkan kemungkinan kegagalan di masa depan." Meskipun pernyataan tersebut tidak menjelaskan lebih jauh mengenai masalah yang mungkin terjadi pada kumpulan satelit tersebut, perusahaan tersebut mengakui bahwa 17 satelitnya tidak dapat bermanuver dan "meluruh secara pasif", sehingga melemparkannya ke dalam insinerator orbital tampaknya adalah jalan yang masuk akal.

Saat melakukan deorbitasi satelit, SpaceX berencana memantau pesawat berukuran meja tersebut untuk memastikan benda-benda tersebut tidak terhalangi oleh apa pun. Kecuali itu, para teknisi perusahaan setidaknya akan berbagi "informasi prediksi ketidakpastian" dengan perusahaan lain yang satelitnya sedang menuju orbit rendah Bumi untuk memastikan mereka mengetahui jika ada sesuatu yang tidak beres.

Dalam pernyataannya, SpaceX mengklaim bahwa dari hampir 6.000 armada satelitnya, hanya 406 yang sebelumnya harus melakukan deorbit, dan 95 persen di antaranya sudah terbakar. Namun, jika Anda menambahkan 100 satelit yang akan dideorbitkan dalam enam bulan ke depan, hal ini berarti bahwa lebih dari delapan persen satelit perusahaan harus dibuang, dan hal ini bukanlah gambaran yang bagus untuk potensi sebagai pesaing misi ke Mars NASA itu.

Selain satelit-satelit yang terpaksa hancur sendiri, terdapat banyak sekali contoh di mana satelit-satelit Starlink harus bermanuver untuk menghindari tabrakan. Seperti yang dilaporkan Space.com bulan lalu, perkiraan menunjukkan bahwa antara 1 Juni dan 30 November 2023, satelit Starlink harus dipindahkan lebih dari 24.000 kali, yang berarti masing-masing satelit melakukan perpindahan enam kali dalam jangka waktu singkat.

Antara memadati orbit rendah Bumi dan dinonaktifkan secara paksa demi apa yang disebut "keberlanjutan", perusahaan satelit internet milik Musk ini membuktikan betapa cepat dan ganasnya akhir perlombaan antariksa yang lebih murah, dan betapa cepatnya teknologi semacam ini ketinggalan jaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.