Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Komentar Kremlin terkait Kematian Alexey Navalny di Penjara

📅 Sabtu, 17 Feb 2024, 15:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Komentar Kremlin terkait Kematian Alexey Navalny di Penjara Doc: RT/AFP/Alexander Nemenov
Ket. Alexei Navalny muncul melalui tautan video di Pengadilan Kota Moskow di Moskow, Rusia, 24 Mei 2022.

MOSKOW - Lembaga Pemasyarakatan Federal Rusia (FSIN) mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menyelidiki kematian Alexei Navalny, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

RT melaporkan, Navalny meninggal pada Jumat (16/2) sore di koloni hukuman di Wilayah Yamalo-Nenets, tempat ia menjalani hukuman 19 tahun penjara karena pelanggaran terkait "ekstremisme."Menurut layanan penjara, pria berusia 47 tahun itu merasa tidak enak badan dan kehilangan kesadaran setelah berjalan-jalan, dan segera dinyatakan meninggal oleh dokter.

FSIN"sedang mengambil semua langkah yang perlu diambil dalam situasi seperti ini,"kata Peskov kepada wartawan. Oleh karena itu, penyelidikan khusus tidak diperlukan, tambahnya.

Juru bicara Kremlin mengatakan para profesional medis akan mengetahui penyebab pasti meninggalnya Navalny, dan Presiden Rusia Vladimir Putin selalu mendapat informasi mengenai situasi tersebut.

Sebelumnya, sumber layanan RT Rusia menyebutkan Navalny mengalami pembekuan darah.

Wakil Presiden AS Kamala Harris menyatakan "Rusia bertanggung jawab" atas meninggalnya Navalny. Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengatakan "UE menganggap rezim Rusia bertanggung jawab penuh atas kematian tragis ini."

"Jelas, ini adalah pernyataan yang sangat fanatik,"komentar Peskov."Belum ada informasi mengenai penyebab kematiannya. Kami menganggap pernyataan seperti itu benar-benar tidak dapat diterima dan tidak pantas."

Navalny pertama kali menjadi terkenal sebagai aktivis sayap kanan dan menjadi salah satu pemimpin "Pawai Rusia", sebuah aksi demonstrasi ultranasionalis yang sebelumnya diadakan di Moskow setiap tahun. Dia kemudian mengubah ideologinya agar sejalan dengan keyakinan liberal Barat dan memposisikan dirinya sebagai penentang Putin, berusaha untuk ikut serta dalam pemilihan presiden tahun 2018 meskipun saat itu sedang diselidiki karena penipuan.

Navalny dipenjara pada awal 2021, awalnya karena melanggar ketentuan masa percobaannya. Dia menerima hukuman tambahan 19 tahun penjara karena "ekstremisme" tahun lalu. Pada Desember, ia dipindahkan ke koloni 'Serigala Kutub' di Wilayah Yamalo-Nenets Rusia, yang terletak 40 km di atas Lingkaran Arktik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.