3 Negara Ini Miliki Harapan Hidup Terpanjang, Tiru 6 Kebiasaan Sehat Mereka
📅 Sabtu, 17 Feb 2024, 10:42 WIB | Oleh: Lili LestariJika sulit untuk memasukkan rutinitas olahraga teratur, Aggarwal merekomendasikan untuk melakukan yang terbaik semampu Anda. Seperti naik tangga, berjalan ke toko kelontong, berjalan-jalan secara teratur, bahkan melakukan pekerjaan aktif di sekitar rumah.
4. Jaga Kesehatan Mental, Tetap Bersosialisasi
Memiliki kondisi kesehatan mental seperti depresi dikaitkan dengan umur yang lebih pendek. Para ahli menekankan perilaku terkait dengan kondisi-kondisi itulah yang membuat umur pendek, termasuk penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang serta ketidakaktifan. Karena itu, cari bantuan jika mengalami kesulitan.
Kesepian dan isolasi sosial juga dapat berdampak negatif terhadap kesehatan dan setara dengan obesitas, kurangnya aktivitas fisik, dan merokok, menurut CDC.
Sebaiknya Anda baca juga:
Isolasi sosial memiliki risiko 50% lebih tinggi terkena demensia, menurut CDC. Kabar baiknya, tidak diperlukan banyak upaya untuk memerangi isolasi.
"Hanya meluangkan waktu sejenak untuk terhubung dengan seseorang - bahkan hanya dengan menelepon singkat - dapat mengurangi perasaan kesepian, kecemasan, dan depresi serta memberikan manfaat perlindungan otak," kata Kaiser.
5. Jangan Abaikan Tidur
Sebaiknya Anda baca juga:
Sangat mudah untuk menyesuaikan waktu tidur yang Anda tentukan ketika sedang sibuk. Namun para ahli mengatakan penting untuk menjadikan tidur sebagai prioritas untuk umur panjang dan kesehatan secara keseluruhan.
Penelitian menunjukkan kurang tidur, terutama pada usia paruh baya, dapat meningkatkan risiko terkena demensia sebesar 30%.
Secara umum, orang dewasa disarankan untuk tidur 7-9 jam setiap malam. Namun Aggarwal mengakui setiap orang berbeda. Meski begitu, dia menekankan pentingnya tidur untuk kesehatan dan suasana hati. "Tidak ada yang bisa menggantikan tidur," katanya.
6. Kelola Stres
Stres tidak dapat dihindari, namun penting untuk mengelolanya sebaik mungkin, kata Aggarwal. "Memiliki strategi penanggulangan yang sehat, termasuk meditasi kesadaran, dapat membantu," katanya.
Fokus pada pernapasan dan menemukan hal-hal yang Anda hargai dalam hidup "dapat memulai rangkaian peristiwa yang sangat positif dalam pikiran dan tubuh Anda," kata Kaiser. "Latihan sederhana ini sebenarnya dapat membuka kekuatan mediasi dan membantu mengekang stres sekaligus memulai respons relaksasi dalam tubuh Anda."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!