Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerbitan Obligasi Bakal Meningkat usai Pemilu

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 14:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penerbitan Obligasi Bakal Meningkat usai Pemilu Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan surat utang atau obligasi korporasi akan meningkat pada semester II 2024 seiring selesainya penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Kami perkirakan jika pemilu hingga dua putaran kemungkinan uncertainty (ketidakpastian) masih akan ada hingga semester I dan mungkin market akan certain (pasti) di semester II, dan kemungkinan semester II penerbitan akan lebih meningkat lagi," ujar Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo Suhindarto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/2).

Dia menyebut kecenderungan perusahaan bersikap wait and see akan berkurang pada tahun ini dibandingkan tahun lalu, seiring akan adanya kepastian hasil Pemilu 2024.

"Di tahun ini sudah certain (pasti), namun mereka perlu melihat siapa yang akan memenangkan kontestasi Pemilu 2024. Sebenarnya, ada banyak perbedaan mendasar dari kebijakan yang akan diusung ketiga pasangan calon (paslon) ketika terpilih, namun market akan lebih certain," ujar Darto, panggilannya.

Selain itu, lanjutnya, penerbitan obligasi korporasi pada tahun ini juga akan dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan refinancing seiring meningkatnya surat utang yang jatuh tempo mencapai 153,1 triliun rupiah sepanjang 2024 dibandingkan senilai 126,9 triliun rupiah pada 2023.

Kemudian, faktor pendorong lainnya yaitu likuiditas lembaga keuangan yang semakin ketat, membuat bunga pinjaman yang ditawarkan menjadi semakin mahal dan mendorong permintaan akan sumber pembiayaan alternatif, salah satunya melalui penerbitan obligasi. "Utamanya dari surat utang korporasi adalah dari sisi kebutuhan refinancing, bisa di proxy-kan dari surat utang yang jatuh tempo lebih tinggi jika dibandingkan tahun lalu," ujar Darto.

Pefindo memproyeksikan penerbitan obligasi korporasi akan mencapai 148,15-169,05 triliun rupiah pada 2024, dengan titik tengah berada di 155,46 triliun rupiah.

Prospek 2024

Dalam kesempatan sama, Kepala Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan Danan Dito menyebut pertumbuhan ekonomi domestik yang diprediksi akan tetap di atas 5 persen dan potensi penurunan suku bunga acuan di tingkat global juga akan mempengaruhi penerbitan obligasi korporasi sepanjang 2024.

"Kalau itu terjadi, dengan berkurangnya suku bunga itu biasanya berpengaruh ke perekonomian, biasanya mempengaruhi prospek penerbitan obligasi korporasi," ujar Dito.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.