Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harus Jurdil, Komnas HAM Imbau Penyelenggara Pemilu Utamakan Integritas

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 04:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Jurdil, Komnas HAM Imbau Penyelenggara Pemilu Utamakan Integritas Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, KPK, dan LPSK di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2023).

Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyampaikan beberapa imbauan kepada jajaran penyelenggara pemilu, salah satunya agar mengutamakan profesionalitas dan integritas dalam menjamin hak pilih warga.

"Kepada seluruh jajaran penyelenggara pemilu agar mengedepankan profesionalitas dan integritas dalam menjamin terpenuhinya hak pilih seluruh warga negara, terutama hak pilih kelompok marginal dan rentan," kata Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro dalam keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Selasa.

Selanjutnya, lembaga tersebut mengimbau agar seluruh penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat pusat hingga TPS, harus bekerja dengan penuh integritas, imparsial, dan transparan untuk menjamin kemurnian hasil pemilu.

"Komnas HAM menggarisbawahi bahwa manipulasi suara adalah bentuk pelanggaran terhadap hak sipil dan politik warga negara," kata Atnike.

Ia mengingatkan pula bagi seluruh pejabat negara, penyelenggara negara, dan aparatur negara untuk mengambil tanggung jawab sesuai mandat masing-masing dan secara bersama-sama memastikan penyelenggaraan pemilu berlangsung secara luber, jurdil, dan sesuai prinsip-prinsip HAM.

"Komnas HAM menekankan bahwa berbagai tindakan penyalahgunaan kewenangan, seperti keberpihakan, mobilisasi atau intimidasi, untuk pemenangan salah satu peserta pemilu bertentangan dengan prinsip kesetaraan dan keadilan," ujarnya.

Berikutnya, penyelenggara negara dan aparatur negara wajib menjamin kebebasan berpendapat dan berekspresi setiap warga negara sebagaimana dijamin dalam UUD 1945 sebagai bentuk pelaksanaan demokrasi yang beradab.

Terakhir, Komnas HAM mengimbau agar penyelenggara negara harus memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan secara netral dan partisipatif untuk menjamin pemenuhan HAM dalam pelaksanaan partisipasi publik.

Komnas HAM mengungkapkan imbauan tersebut berangkat dari pandangan bahwa Pemilu 2024 merupakan momentum yang sangat menentukan bagi masa depan demokrasi bangsa serta pemenuhan hak sipil dan politik seluruh warga negara.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang pada tanggal 11-13 Februari, dan hari-H pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.