Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WNI di Maroko Tempuh Ratusan Kilometer demi Memilih di TPS Rabat

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 00:00 WIB | Oleh:
WNI di Maroko Tempuh Ratusan Kilometer demi Memilih di TPS Rabat Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Puluhan pelajar dan diaspora Indonesia di Kota Fes, Maroko, menempuh jarak ratusan kilometer melalui jalur darat demi mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibuka di KBRI Rabat, Minggu (11/2) waktu setempat.

Menurut pernyataan tertulis PPI Dunia yang diterima Senin (12/2), WNI di Kota Fes tersebut menyewa bus berkapasitas 50 orang untuk melakukan perjalanan ke Rabat, yang berjarak 201,5 km barat Kota Fes, dan harus ditempuh dalam waktu empat jam.

"Saya sangat mengapresiasi warga Indonesia di Fes yang berinisiatif dan kompak menyewa bus sendiri. Alhamdulillah, harganya lebih terjangkau jika dibanding dengan bepergian sendiri," ucap koordinator pelajar Indonesia di Fes, Ammar Al Amudi.

Seperti dikutip dari Antara, Ammar mengatakan inisiatif tersebut harus diapresiasi, mengingat PPLN Rabat sudah mengerahkan usahanya menyosialisasikan pemilu di beberapa kota di Maroko beberapa waktu yang lalu serta mempersiapkan proses Pemilu 2024 dengan baik.

Menurutnya, pelajar dan diaspora Indonesia di Maroko tetap antusias merayakan pesta demokrasi meski tidak di Tanah Air dan harus menempuh perjalanan jauh ke TPS di KBRI Rabat. Selain di Fez, pelajar Indonesia juga tersebar di kota-kota lainnya di Maroko, seperti Marrakech, Tangier, dan Tetouan.

Hari pencoblosan yang berlangsung Minggu, ucapnya, tentu juga telah menyesuaikan dengan hari libur di akhir pekan untuk mengurangi potensi ketidakhadiran pemilih.

Kotak Suara Keliling

PPLN Rabat membuka TPS di KBRI Rabat untuk memfasilitasi 288 WNI yang terdaftar di DPT. PPLN juga menyediakan kotak suara keliling (KSK) untuk pemilih dua kota Maroko, yaitu Oujda untuk 20 pemilih, dan Casablanca untuk enam pemilih. Selain itu, PPLN Rabat turut melayani delapan pemilih di negara Mauritania dengan metode KSK.

Dengan seluruh pemilih terdaftar DPT yang terlayani di TPS dan KSK, ditambah 96 orang yang termasuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTbLN), maka total keseluruhan pemilih yang dilayani PPLN Rabat adalah 419 orang, yang 80 persen di antaranya merupakan pelajar.

Sementara itu, seorang pemilih pemula, Laura (19 tahun), menempuh jarak ribuan kilometer dari Beppu, Prefektur Oita, untuk datang ke TPS yang berlokasi di Tokyo.

Laura mengaku pertama kalinya menggunakan hak suara, yang ia anggap sayang kalau dilakukan melalui pos. "Awalnya lewat pos, tapi karena sekalian ketemu teman dan ada event juga, kita ganti pilihan ke TPS," katanya.

Mahasiswa semester dua jurusan Bisnis Ritsumeikan Asia Pacific University (APU) itu naik pesawat dari Beppu menuju Tokyo dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Persija Pinjamkan Striker Mauro Zijlstra ke Arema Malang
    Preview komentar:
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
  • Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
  • Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Status Siaga Kekeringan Met...

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.