Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Dorong Pengusaha Ultra Mikro Menabung Emas

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Dorong Pengusaha Ultra Mikro Menabung Emas Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha ultra mikro untuk mulai menabung emas. Kementerian beralasan menabung emas memiliki banyak manfaat mulai dari penambahan aset pribadi hingga sebagai jaminan untuk pengajuan peminjaman dana.

"Diharapkan juga mulai menabung karena menabung itu menjaga apabila ada kesulitan, sebisa mungkin menabung dalam bentuk emas. Karena apa, karena ini juga bisa digunakan sebagai jaminan di pegadaian kalau membutuhkan pinjaman tambahan," ujar Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (Tiko) dalam acara 15 Juta Ibu-Ibu Mekaar di Jakarta, Senin (12/2).

Tiko menyampaikan, salah satu kelebihan dari menabung emas adalah nilainya yang dapat terus meningkat. Selain itu, emas juga dapat dijadikan untuk modal usaha.

Dengan mendapatkan modal usaha, pada pelaku ultra mikro dapat meningkatkan pendapatannya. Diharapkan, peningkatan usaha ini mampu memberikan dampak bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

"Nanti semakin besar dan semakin banyak yang bekerja untuk ibu-ibu dan juga memberikan manfaat buat keluarga khususnya anak-anak agar semakin mempunyai akses pada gizi dan pendidikan yang layak," kata Tiko.

Buka Usaha

Kementerian BUMN melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bergerak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. PNM memberikan kesempatan kepada masyarakat pra dan rentan sejahtera untuk lebih produktif dengan membuka usaha.

Upaya yang dilakukan oleh PNM berupa pembiayaan, pendampingan dan binaan melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Saat ini jumlah nasabah PNM Mekaar telah mencapai 15 juta nasabah.

Saat ini terdapat 37 juta nasabah yang mendapat akses pendanaan. Nasabah tersebut berasal dari Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri dari BRI dan Pegadaian.

"Ini tugas kita semua terutama di PNM agar menjadi pemberdayaan yang lengkap yang bisa memberikan akses pada pembiayaan, pemberdayaan dan juga pengetahuan-pengetahuan," kata Tiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.