Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Lonjakan Harga, Pemkab Lebak Optimalkan Operasi Pasar Komoditas di 28 Kecamatan

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 05:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Lonjakan Harga, Pemkab Lebak Optimalkan Operasi Pasar Komoditas di 28 Kecamatan Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Pedagang di pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengeluhkan karena omzet pendapatan menurun hingga 60 persen akibat komoditas bahan pokok melonjak.

Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengoptimalkan operasi pasar (OP) lima komoditas bahan pokok di 28 kecamatan guna menjaga stabilisasi harga di pasaran.

"Kegiatan OP lima komoditas bahan pokok itu antara lain beras, gula pasir, minyak goreng,terigu dan telur," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Orok Sukmana di Lebak,Senin.

Pelaksanaan kegiatan OP tersebut dijadwalkan akhir Februari sampai pertengahan Maret 2024 di 28 kecamatan dengan jumlah 30 ribu paket dan masyarakat menerimanya 1 paket seberat 5 kg.

Kelima komoditas bahan pokok itu seluruhnya untuk beras sebanyak 150 ton, gula pasir 30 ton, minyak goreng 30 ribu liter, telur 3 ton dan terigu 30 ton.

Kegiatan OP bahan pokok itu bertujuan untuk mengendalikan inflasi akibat melonjaknya sejumlah bahan pokok di pasaran, terlebih harga beras.

Saat ini , harga beras medium KW 1 sebelumnya Rp14.531,namun kini naik menjadi Rp15.277 per kg, beras medium KW 2 dari Rp13.692 menjadi Rp14.231 per kg dan beras medium KW 3 dijual Rp13.115 dari sebelumnya Rp12.585 per kg.

Melonjaknya harga bahan pokok itu dipastikan berdampak terhadap daya beli masyarakat, terutama berpenghasilan rendah.

"Dengan OP itu diharapkan harga bahan pokok kembali normal dan stabil," katanya menjelaskan.

Menurut dia, penyebab lonjakan harga bahan pokok di pasaran itu akibat produksi berkurang dilanda kemarau panjang tahun 2023 juga faktor keterlambatan distribusi.

Dengan demikian, pemerintah daerah terus memaksimalkan pemantauan bahan pokok agar tidak terjadi kekurangan pasokan yang bisa memicu kenaikan.

Selain itu juga pihaknya menjalin koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pengusaha distributor bahan pokok dan Perum Bulog.

"Saya yakin dengan koordinasi itu dinilai sangat efektif untuk memenuhi ketersediaan bahan pokok, sehingga dapat mengendalikan harga di pasaran," ujarnya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.