Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Vandalis Aktivis Iklim Kotori Lukisan Monet dengan Sup di Museum Lyon Prancis

📅 Minggu, 11 Feb 2024, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi Vandalis Aktivis Iklim Kotori Lukisan Monet dengan Sup di Museum Lyon Prancis Doc: RT/Telegram/Riposte Alimentaire
Ket. Dua aktivis berdiri di dekat lukisan Monet yang dirusak di Musée des Beaux-Arts di Lyon pada 10 Februari 2024.

DIJON - Para pengunjuk rasa melemparkan sup ke lukisan Monet pada Sabtu (10/2) di sebuah museum di Prancis, aksi terkini yang dilakukan kelompok yang melakukan aksi serupa pada lukisan Mona Lisa bulan lalu.

Musee des Beaux-Arts di kota terbesar ketiga Prancis mengatakan dalam sebuah komunike, serangan terhadap "Le Printemps" (Spring) karya Claude Monet terjadi pada hari Sabtu pukul 15.30 waktu setempat.

Lukisan tahun 1872 itu dilindungi kaca, namun masih akan menjalani pemeriksaan dan restorasi lebih dekat, kata pihak museum.

PARIS - Pihak museum mengatakan akan mengajukan pengaduan atas aksi vandalisme, dan mengatakan bahwa dua aktivis telah ditangkap.

Riposte Alimentaire ("Serangan balik makanan") mengklaim telah melakukan serangan tersebut dalam sebuah postingan di X. Seorang wanita yang mengidentifikasi dirinya Ilona berusia 20 tahun mengatakan, "kita harus bertindak sekarang sebelum terlambat."

Kelompok yang sama, yang menyerukan "pasokan makanan sehat yang berkelanjutan untuk semua", juga mengklaim telah melakukan serangan sup terhadap lukisan Mona Lisa di museum Louvre, yang juga berada di balik kaca, pada Januari lalu.

Kedua militan yang melakukan serangan terhadap karya ikonik Leonardo da Vinci dikutuk oleh pengadilan Paris karena melakukan pekerjaan sukarela untuk sebuah asosiasi amal.

Riposte Alimentaire menyebut dirinya sebagai "gerakan perlawanan sipil Perancis yang bertujuan untuk memacu perubahan sosial yang radikal bagi lingkungan dan masyarakat".

"Kami menyukai seni," kata gerakan tersebut, "tetapi seniman masa depan tidak akan punya apa pun untuk dilukis di planet yang sedang terbakar ini."

Dalam postingan di X, Wali Kota Lyon, yang berasal dari partai ekologi, "menyesalkan tindakan tersebut" namun "dalam menghadapi keadaan darurat iklim, penderitaan adalah hal yang wajar. Kami akan menanggapinya dengan tindakan yang tegas."

Ini bukan pertama kalinya lukisan Monet menjadi sasaran para aktivis ekologi.

Pada Oktober 2022, pengunjuk rasa dari Last Generation cabang Jerman melemparkan tumbukan ke "Les Meules" (The Haystacks) di sebuah museum di Potsdam. Lukisan itu juga dilindungi oleh kaca.

Pada Juni 2023, para aktivis di Stockholm mengolesi cat merah dan menempelkan tangan mereka ke kaca penutup karya impresionis Prancis lainnya, "The Artist's Garden at Giverny".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.