Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Diplomat, Wujud Pengakuan Masyarakat Atas Profesi Diplomat dalam Kehidupan Modern Rusia

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 16:13 WIB | Oleh:
Hari Diplomat, Wujud Pengakuan Masyarakat Atas Profesi Diplomat dalam Kehidupan Modern Rusia Doc: Istimewa
Ket. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva.

JAKARTA - Setiap tahun tanggal 10 Februari, Rusia merayakan Hari Diplomat. Hari besar profesional ini ditetapkan pada tahun 2002 sesuai dengan Peraturan Presiden Rusia. Hal ini menunjukkan pentingnya diplomasi dan pengakuan masyarakat atas profesi diplomat dalam kehidupan modern Rusia.

"Tanggal 10 Februari dipilih karena pada hari itu tahun 1549 dibentuk lembaga urusan luar negeri pertama bernama Departamen Para Duta Besar, Posolsky Prikaz," kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Jumat (9/2).

Vorobieva menjelaskan Menteri Luar Negeri Rusia mengadakan pertemuan dengan jajaran Kemlu untuk memberikan penghargaan kepada para diplomat yang mencapai prestasi besar dan para veteran dinas diplomatik. Selain itu, juga diselenggarakan acara penempatan karangan bunga pada tempat pemakaman diplomat. Di Kedutaan-Kedutaan Besar Rusia di negara-negara asing dilaksanakan acara protokoler.

Dalam kegiatannya, tambah Vorobieva, Kementerian Luar Negeri Rusia mengikuti Konsep Kebijakan Luar Negeri Rusia baru yang diteken oleh Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin pada 31 Maret, 2023.

Dikatakan, sesuai dengan dokumen ini diplomasi Rusia menjalankan tugas-tugas mendasar, yaitu: membangun sistem internasional multipolar, memastikan kondisi untuk pembangunan umat manusia yang damai dan progresif berdasarkan agenda pemersatu dan konstruktif, menghapuskan sistem penjajahan dunia, memperkuat potensi BRICS, Organisasi Kerja Sama Shanghai, dan Uni Ekonomi Eurasia.

Meskipun terpisahkan jarak ribuan kilometer dan beberapa zona waktu, tambah Vorobieva, Rusia dan Indonesia hingga saat ini berhasil untuk terus memperkuat hubungan bilateral berkat usaha para diplomat kedua negara. Kisah ini mulai pada tahun 1894 dengan munculnya Konsulat Rusia pertama di Batavia.

Vorobieva mengatakan sejak terjalinnya hubungan diplomatik URSS-Indonesia lebih dari 74 tahun yang lalu, pada tanggal 3 Februari 1950, kerja sama kedua negara telah berkembang secara dinamis di banyak bidang.

"Simbol-simbol kerja sama ini, antara lain dapat dilihat di Jakarta: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rumah Sakit Persahabatan, Tugu Tani, serta sejumlah 2 sarana-prasarana di kota-kota lain yang dibangun dengan bantuan langsung dari Uni Soviet pada tahun 1960-an," kata Vorobieva.

Di dunia yang hari ini penuh dengan tantangan dan ketidakstabilan, tambah Vorobieva, maka makna dinas diplomatik menjadi semakin aktual.

"Pada hari besar ini saya ingin mengucapkan selamat kepada semua teman di Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Rusia, serta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mitra kami di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia," kata Vorobieva.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.