Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tangerang minta petani percepat tanam padi

📅 Selasa, 06 Feb 2024, 18:35 WIB | Oleh:
Pemkab Tangerang minta petani percepat tanam padi Doc: Azmi
Ket. Ilustrasi - Lahan pertanian padi.

Kabupaten Tangerang -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang Provinsi Banten meminta petani mempercepat penanaman bibit padi seiring datangnya musim hujan sehingga persediaan air melimpah.

Kepala Penyuluh Pertanian Muda pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Sahridi di Tangerang, Selasa, menyampaikan bahwa upaya percepatan penanaman itu dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan air di sekitar lahan pertanian yang saat ini dinilai melimpah.

"Ya, dengan kondisi saat ini musim hujan, Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong dan mengajak para petani untuk mempercepat penanaman padi," katanya.

Ia mengungkapkan percepatan tanam padi juga digencarkan sebagai salah satu upaya antisipasi ledakan hama serta menjamin ketersediaan produksi gabah dalam satu musim dengan jumlah besar. Yang mana, hal itu pun masuk pada strategi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Tangerang.

"Ini adalah strategi kita untuk menyiapkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Apalagi, sekarang ini kita akan menghadapi bulan puasa, jadi kebutuhan pangan sangat banyak," terangnya.

Dalam mendukung percepatan tanam itu, kata Sahridi, Pemkab Tangerang mendistribusikan bantuan berupa 5.000 paket bibit padi untuk petani di wilayah tersebut.

"Sekarang kita sudah menyiapkan benih padi, dan kita ada tiga bantuan baik itu dari APBN, Provinsi dan Kabupaten dengan total sebanyak 5.000 paket," tuturnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam selama masa percepatan tanam padi, pihaknya juga menyediakan sejumlah bantuan alat pompa bagi para petani itu.

"sebagai antisipasi terjadi bencana pada musim penghujan ini, kami telah menyediakan bantuan pompa air juga," ujarnya.

Ia menambahkan selama masa proses percepatan tanam pangan tersebut, pemerintah daerah akan menggandeng sejumlah pihak seperti kelompok-kelompok tani yang ada di 29 kecamatan yang tersebar di berbagai lokasi.

Kendati demikian, diharapkan produksi pangan khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang tetap terjaga hingga sampai pertengahan tahun 2024 ini.

"Kami sudah berkoordinasi dengan para kelompok petani yang ada. Mudah-mudahan dengan strategi ini kebutuhan pangan kita dapat terjaga dengan aman," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.