Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Longsor, Bogor Evakuasi Warga

📅 Selasa, 06 Feb 2024, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Longsor, Bogor Evakuasi Warga Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Bogor
Ket. BPBD Kota Bogor menangani longsor di Gang Makam, Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (5/2).

BOGOR - Sebanyak 31 warga yang rumahnya terancam longsor di Gang Makam, Kelurahan Cilendek, Kota Bogor, terpaksa dipindahkan, demi keselamatan. Pemindahan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, Senin (5/2), mengatakan longsor terjadi Minggu (4/2) siang ketika hujan deras. Warga kemudian melapor ke BPBD melalui media sosial bahwa ada abrasi saluran air Sungai Cidepit.

Hidayatulloh menyebutkan, longsor dengan tinggi sekitar 6 meter dan lebar 25 meter ini menutupi badan Sungai Cidepit. Longsor tersebut dapat mengancam rumah warga dan fasilitas umum. Beberapa batang pohon juga terbawa material longsor.

"BPBD dan lurah juga langsung ke lokasi. Kondisi tanah masih labil, terus bergerak. Maka, kami mengevakuasi warga dulu," jelas Hidayatulloh. Lebih lanjut dia mengatakan, 31 orang yang dievakuasi berasal dari RW 1 dan RW 5. Selain mengancam rumah warga, fasilitas umum yang terdampak adalah posyandu, poskamling, dan pos ojeg.

Saat ini, BPBD mengupayakan agar warga mengosongkan rumahnya karena dikhawatirkan tanah kembali bergerak. "Kami langsung memasang police line dengan teman-teman Babinkamtibmas. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk," ujarnya.

Selanjutnya, kata Hidayatulloh, BPBD minta warga agar mengosongkan area sekitar. BOBD lalu merelokasi warga terdampak ke tetangganya atau ke rumah kontrakan. "Kemungkinan yang terdampak parah, rumahnya tidak bisa ditempati. Kami akan buatkan hunian sementara," katanya.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Sebab aparat wilayah sudah siap siaga memberi peringatan kepada warga setempat. BPBD juga bisa sudah melakukan mitigasi. "Bersyukur saaat kejadian, tidak ada korban jiwa karena kesiapsiagaan aparat dan pengurus. Kami juga membuat early warning menggunakan sempritan dan toa," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.