Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebanyak 50.000 Hektare Rawa di Sumut Disulap Jadi Sawah

📅 Senin, 05 Feb 2024, 17:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebanyak 50.000 Hektare Rawa di Sumut Disulap Jadi Sawah Doc: ANTARA/Anggi Luthfi Panggabean
Ket. Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman pada Pembinanan Penyuluh Pertanian dan Petani Provinsi Sumut, di Medan, Sumatera Utara, Senin (5/2).

MEDAN - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan sebanyak 50.000 hektare lahan rawa di Provinsi Sumatera Utara dialihkan menjadi sawah guna meningkatkan produksi pertanian nasional.

"Kita anggarkan, kalau ada rawa, kami akan bangun pertanian yang modern, mudah-mudahan ada 50.000 ha di sini," ujar Andi Amran Sulaiman usai acara Pembinanan Penyuluh Pertanian dan Pertani di Provinsi Sumut di Medan, Senin.

Ia menjelaskan Kementerian Pertanian serius mengagas program pengahlifungsian rawa menjadi sawah dengan menyiapkan seluruh anggaran untuk merealisasikan program tersebut.

"Anggarannya sudah siap, ini tergantung gubernur, wakil kota, bupati se-Sumatera Utara," kata dia.

Kementerian Pertanian menargetkan satu juta hektare rawa menjadi sawah di seluruh Indonesia pada tahun 2024.

Target itu berdasarkan Peta Jalan Kementan menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia pada tahun 2028. Ditargetkan tahun 2024 lahan sawah dari rawa itu bisa memproduksi 2,5 juta ton beras dan bisa mengurangi impor.

Sebelumnya, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara Muhammad Juwaini mengatakan Pemprov Sumut siap mengembangkan lahan rawa di wilayahnya menjadi sawah untuk mendukung program peningkatan produksi komoditas pangan khususnya beras dan jagung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

"Rawa-rawa tersebut berada di beberapa wilayah, seperti Labuhanbatu, Serdang Bedagai dan Deli Serdang," ujar dia

Menurut dia, Sumut memang belum pernah memanfaatkan lahan rawa jadi sawah secara luas. Akan tetapi, dengan formula dan program yang tepat, Juwaini yakin hal itu dapat dilakukan dengan baik.

"Nanti bisa dicari bagaimana pengembangannya dan upaya-upaya mengatasi kendalanya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.