Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rawan Bencana, Sebanyak 451 TPS Perlu Dipindah

📅 Senin, 05 Feb 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rawan Bencana, Sebanyak  451 TPS Perlu Dipindah Doc: ANTARA/HO-Sekretariat DPRD Kota Bogor
Ket. Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto di Kota Bogor, Jawa Barat.

BOGOR - Sebanyak 451 tempat pemungutan suara (TPS) diminta dipindahkan karena dikhawatirkan berada di daerah rawan bencana. Usul ini disampaikan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, Sabtu.

Menurut Atang hal itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi risiko golput akibat gangguan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan saat penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 di Kota Bogor. Dia menyarankan agar, 451 TPS di titik rawan bencana dipindahkan ke bangunan sekolah atau gedung pemerintahan.

"Pemerintah bisa membantu penyelenggara pemilu untuk mencarikan serta menyediakan sarana publik seperti sekolah maupun gedung pemerintahan untuk mengganti 451 lokasi TPS yang rawan bencana," kata Atang.

Berdasarkan data pemetaan bencana dari bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, dari 2.913 TPS terdapat 451 TPS berada di titik rawan bencana alam. Sebanyak 451 TPS rawan bencana itu tersebar di zona merah di 115 titik di Kecamatan Bogor Selatan, 98 Bogor Barat, 79 Bogor Utara, 68 Tanahsareal, 61 Bogor Tengah, dan 30 Bogor Timur.

Apalagi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika sudah mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem guna menyukseskan perhelatan Pemilu 2024. "Kami tidak ingin masyarakat golput karena tidak berangkat ke TPS akibat hujan deras. Tempatnya tidak nyaman, rawan, dan akses sulit. Bahkan panitia terancam keselamatannya karena lokasi TPS rawan bencana," ujar Atang.

Di samping itu, dia menilai pemetaan daerah rawan bencana dari BPBD dan prakiraan dari BMKG dapat menjadi rujukan, di Kota Bogor. Menurut Atang, dari sisi keamanan, mitigasi musim hujan juga perlu ditekankan untuk memastikan tidak ada surat suara rusak terkena air hujan. Ini baik di ruang penyimpanan maupun saat perjalanan pengiriman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.