Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Negara-negara Diminta Tak Cari Celah untuk Hindari Transisi dari Bahan Bakar Fosil

📅 Senin, 05 Feb 2024, 00:21 WIB | Oleh:
Negara-negara Diminta Tak Cari Celah untuk Hindari Transisi dari Bahan Bakar Fosil Doc: istimewa
Ket. Ketua Iklim PBB, Simon Stiell, mengatakan agar negara-negara menghindari penafsiran selektif terhadap ketentuan pembatasan bahan bakar fosil yang akan merugikan diri sendiri.

BAKU - Ketua Iklim PBB, Simon Stiell, memberikan gambaran optimistis tentang perjuangan melawan pemanasan global sambil mengkritik negara-negara yang menghindari memenuhi kewajiban mereka dengan "bersembunyi di balik celah" dalam perjanjian global.

Dikutip dariThe Straits Times, komentar yang disampaikan Simon Stiell pada pekan lalu merupakan upaya awal untuk menetapkan ekspektasi terhadap putaran perundingan iklim PBB berikutnya, yang dijadwalkan berlangaung pada bulan November di Azerbaijan.

Ini akan menjadi tahun kedua berturut-turut negara eksportir utama bahan bakar fosil menjadi tuan rumah perundingan tersebut (putaran terakhir diadakan di Uni Emirat Arab), fakta yang menuai kritik tajam, mengingat peran penting bahan bakar fosil dalam menghasilkan gas rumah kaca yang menyebabkan emisi gas rumah kaca yang mendorong pemanasan global.

Pidato di ibu kota Azerbaijan, Baku, tersebut, muncul menyusul komentar baru-baru ini dari Menteri Perminyakan Arab Saudi bahwa perjanjian global untuk melawan perubahan iklim adalah seperti perjanjian a la carte (manasuka), di mana negara-negara dapat secara selektif memutuskan apa yang harus dilakukan terhadap bahan bakar fosil.

"Menghindari kerja keras ke depan melalui penafsiran selektif akan merugikan pemerintah mana pun, mengingat perubahan iklim berdampak pada semua negara," kata Stiell, dalam transkrip pidatonya.

Badan PBB yang dipimpin oleh Stiell menyelenggarakan KTT tersebut, namun tanggung jawab untuk mengatur perundingan terutama berada di tangan negara tuan rumah dan presiden konferensi yang ditunjuknya.

Azerbaijan, produsen bahan bakar fosil utama, menunjuk Menteri Lingkungan Hidup,Mukhtar Babayev, sebagai presiden perundingan tahun 2024.

Babayev menghabiskan lebih dari seperempat abad bekerja di perusahaan minyak dan gas milik negara Azerbaijan, dan pemilihannya membuat beberapa pendukung iklim merasa tidak nyaman, sebagian karena hal tersebut mencerminkan penunjukan pendahulunya, Sultan Al Jaber, yang memimpin KTT tahun 2023 di Dubai.

Capai Kesepakatan

Al Jaber, yang menjalankan perusahaan minyak nasional Uni Emirat Arab, pada awalnya dipermalukan namun akhirnya dipuji karena mampu membujuk para perunding untuk mencapai kesepakatan yang untuk pertama kalinya dalam hampir tiga dekade KTT, menyerukan transisi dari bahan bakar fosil pada pertengahan abad ini.

Babayev akan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar pada KTT 2024, yang dikenal sebagaiConference of the Parties (COP) 29, dibandingkan Stiell, yang merupakan mantan politisi dari Pulau Grenada di Karibia.

"Babayev pada akhirnya adalah orang yang ingin kami dengar pendapatnya," kata Tom Evans, yang memantau negosiasi iklim untuk E3G, sebuah organisasi penelitian Eropa.

"Pidato Stiell berguna untuk mengingatkan masyarakat akan apa yang dipertaruhkan dan mengapa, tidak peduli apa yang mungkin menjadi penyebab perpecahan di antara negara-negara besar saat ini, mereka harus bersatu untuk mengatasi ancaman kolektif perubahan iklim," kata Evans.

"Dengan banyaknya perang yang sedang berlangsung, ada gunanya mengingatkan masyarakat akan visi jangka panjang tidak hanya saat ini, atau besok, tapi beberapa dekade dari sekarang."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.