Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapur SPPG Jadi Mesin Serapan Kerja MBG

4 Senin, 16 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Dapur SPPG Jadi Mesin Serapan Kerja MBG Dapur SPPG Jadi Mesin Serapan Kerja MBG Doc: istimewa
Ket. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah seiring bertambahnya jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi.

Seperti dikutip dari Antara, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (15/2), mengatakan setiap satu dapur SPPG membutuhkan sekitar 47 relawan untuk operasional pelayanan makanan bergizi.

Dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi mencapai sekitar 21.000 unit, program tersebut diperkirakan menyerap sedikitnya 987.000 tenaga kerja secara langsung di dapur MBG di seluruh Indonesia.

Selain tenaga kerja langsung, program tersebut juga mendorong penyerapan tenaga kerja tidak langsung melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memasok bahan pangan ke SPPG.

Berdasarkan hasil pendalaman tim investigasi, UMKM seperti produsen tahu, tempe, telur asin, dan sayuran rata-rata membutuhkan tambahan tiga hingga lima pekerja agar mampu memenuhi kebutuhan dapur MBG.

Ia menjelaskan dengan rata-rata 15 pemasok pada setiap SPPG dan jumlah dapur yang telah mencapai sekitar 22.000 unit, program tersebut dinilai mampu menggerakkan sekitar 40.000 UMKM serta menyerap hingga tiga sampai empat juta tenaga kerja secara tidak langsung.

Adapun anggaran senilai Rp15.000 per porsi untuk MBG juga dinilai urut memberikan dampak ekonomi yang luas karena menggerakkan rantai pasok pangan di tingkat lokal sekaligus membuka peluang kerja baru.

Pada kesempatan itu, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menyampaikan MBG memiliki nilai strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa Indonesia.

"Dari program unggulan, ini (MBG) yang paling atas, karena setiap ada acara dan setiap kegiatan, Presiden Prabowo Subianto senantiasa menyampaikan perihal makan bergizi," ujar dia dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan ketika Presiden berbicara mengenai MBG dalam berbagai kegiatan kenegaraan, hal tersebut bukan semata-mata karena kebanggaan terhadap suatu program, melainkan terdapat nilai besar yang menyangkut masa depan bangsa.

Oleh karena itu, katanya, MBG memiliki nilai strategis yang jauh melampaui sekadar program pemberian makanan.

Ia mengajak seluruh pelaksana program untuk menempatkan diri dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Olahraga
Djokovic Mulai Pulih dari M...
Olahraga
West Ham Pecat Nuno Espirit...
Luar Negeri
Korea Utara Murka Menolak T...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.