Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa, 6 Tahapan Menarik terkait Keamanan Donor Darah
📅 Minggu, 04 Feb 2024, 10:35 WIB | Oleh: Tim PenulisGolongan darah akan selalu diperiksa sebelum mendonorkan darah, karena golongan darah ini yang akan menjadi identitas utama darah di PMI.
Tahap 4: Pengambilan dan pengumpulan
Dalam proses pengambilan darah, petugas akan meminta kita duduk di kursi yang telah disiapkan. Lalu pembuluh darah di lengan diperiksa, dicari yang cukup besar dan leluasa untuk ditusuk. Setelah ditentukan lokasi penusukan, bagian atas lengan akan diikat dengan tali khusus untuk membendung pembuluh darah agar mudah ditusuk. Bagian lengan kita yang akan ditusuk jarum dibersihkan dengan alkohol sebelum dicoblos.
Setelah pembuluh darah dalam lengan kita ditusuk, darah akan mengalir melalui selang kecil ke dalam kantung darah yang telah disiapkan. Di dalam kantung darah tersebut telah tersedia zat yang akan mencegah darah yang ditampung mengalami pembekuan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk memastikan darah tercampur dengan zat tersebut, kantong darah diletakkan di atas alat yang berjungkat-jungkit otomatis. Setelah terkumpul 350 cc, maka proses pengambilan darah dihentikan.
Petugas akan mengambil sedikit darah kita ke dalam tabung kecil untuk bahan pemeriksaan laboratorium terhadap hepatitis B dan C serta HIV, juga sifilis. Lalu jarum dari lengan kita akan dicabut. Sambil menunggu darah berhenti, petugas akan merapikan kantung darah kita dan kemudian menyimpannya dalam kotak pendingin.
Selesai mendonorkan darah, kita akan diberi tablet yang mengandung zat besi dan makanan. Pendonor pertama kali akan mendapat kartu pendonor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tahap 5: Pemeriksaan keamanan
Tahan pemeriksaan keamanan darah sangat penting.
Sebelum diproses lebih lanjut dan disimpan di bank darah PMI, kantong-kantong darah yang terkumpul akan diperiksa, apakah mengandung virus atau tidak.. Jika positif ada virusnya, maka darah dimusnahkan, tidak akan dipakai. Kita juga akan diberi tahu dan kita tidak akan diizinkan untuk kembali mendonorkan darah.
Meski pendonor tidak dibayar, pengolahan dan pengelolaan darah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya ini disubsidi oleh pemerintah dan PMI. Kekurangannya dibebankan ke pasien. Karena itu, saat seseorang membutuhkan darah, PMI akan meminta biaya pengganti pengelolaan darah pada pasien yang butuh darah. Adapun darahnya diberikan gratis.
Tahap 6: Transfusi ke pasien
Saat seorang pasien butuh transfusi darah, maka darah orang tersebut akan diambil sedikit untuk dicocokkan dengan darah yang ada di bank darah PMI. Identifikasi awal darah adalah golongan darah: A, B, AB atau O. Setelah identifikasi ini cocok, darah orang yang butuh transfusi dan darah donor akan dicocokkan lebih lanjut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!