Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Jangan Hanya Dimobilisasi untuk Suara Pemilu

📅 Minggu, 04 Feb 2024, 06:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Jangan Hanya Dimobilisasi untuk Suara Pemilu Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Forum Keluarga Besar IPB saat menyampaikan seruan demokrasi bermartabat di IPB International Convention Center, Sabtu (3/2/2024).

Jakarta - Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan di Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Hariadi Kartodihardjo menginginkan para petani tidak hanya dimobilisasi oleh kandidat untuk perolehan suara Pemilu 2024, hingga mengabaikan esensi kebijakan pertanian.

Hariadi Kartodihardjo kepada ANTARA di JakartaSabtu mengatakan, momen pergantian pimpinan bangsa ini adalah momen yang penting untuk memastikan kelemahan-kelemahan kebijakan pertanian itu bisa diperbaiki. Sehingga hal itu harus kembali kepada ruang-ruang demokrasi masyarakat untuk bisa mempunyai kebebasan atas aspirasi dan pilihannya.

"Kalau caranya begitu (mobilisasi) maka kelompok masyarakat pertanian di lapangan ini hanya dimobilisasi tetapi perhatian esensial kebijakan pertanian tidak pernah dibicarakan," kata Hariadi.

Kampus IPB melalui Forum Keluarga Besar IPB pun turut menyampaikan seruannya seperti kampus-kampus lainnya untuk mendorong proses suksesi kepemimpinan nasional melalui pemilihan umum (pemilu) yang berlangsung tertib, aman, dan damai. Forum tersebut mendorong agar demokrasi di Indonesia bermartabat.

Sebagai kampus yang konsentrasi pada bidang pertanian, Hariadi mengatakan, mobilisasi para petani untuk perolehan suara pemilu merupakan hal yang sangat tidakfair. Menurutnya IPB memiliki Fakultas Kehutanan dan Lingkungan yang menjadi penopang penting untuk memastikan sektor tersebut di Indonesia lebih baik ke depannya.

Selain itu, menurutnya, sektor pertanian di Indonesia masih tergantung pada pulau Jawa, dan banyak lahan pertanian yang dikonversikan menjadi ruang lain. Untuk itu, menurutnya, presiden yang akan terpilih nanti harus memiliki kemauan untuk mengubah kondisi tersebut.

"Pertanian ini esensial bagi masyarakat Indonesia, dan IPB bidangnya di situ, maka itu harus jadi perhatian utama. Karena kita lihat 5-10 tahun mendatang Indonesia masih bergantung pada pertanian," katanya.

Sebelumnya, Forum Keluarga Besar IPB menyerukan lima poin yang menjadi bagian dari kesadaran, keprihatinan, dan gerakan kolektif, guna merespons kondisi politik bangsa saat ini.

Lima poin itu di antaranya untuk menyerukan Indonesia agar kembali ke semangat sila keempat Pancasila, menjunjung proses demokrasi yang bebas, jujur, dan adil untuk memperoleh legitimasi kuat dari rakyat, dan pemimpin nasional harus menjunjung tinggi etika dan moral.

Selain itu, peraturan perundang-undangan dan pelaksanaannya harus dikembalikan pada amanat rakyat dan akal sehat. Dan yang terakhir yakni sikap dan suara kritis sivitas akademika dan setiap warga negara harus dilindungi dan dapat diekspresikan tanpa rasa takut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.