Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di GBK, Megawati dan Ketum Parpol Pendukung akan Hadir

📅 Sabtu, 03 Feb 2024, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di GBK, Megawati dan Ketum Parpol Pendukung akan Hadir Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Wakil Ketua TPN paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Andi Gani Nena Wea (kedua kanan) bersama Ketua Tim Penjadwalan Aria Bima (kiri) dan Wakil Deputi Kinetik Teritorial Adian Napitupulu (kanan) memberi keterangan terkait persiapan kampanye akbar di Stadion Utama GBK di Jakarta, Selasa (30/1/2024).

JAKARTA - Sekretaris Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud yang juga Sekretaris Jendral PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akan menghadiri kampanye akbar di Gelora Bung Karno bersama Plt Ketua Umum PPP M. Mardiono, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum Partai Hanura Osman Sapta.

Kampanye ini akan mendengarkan pidato capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD.

"Ibu Megawati akan berangkat dari kediaman di Jalan Teuku Umar untuk menghadiri konser Salam Metal Ganjar Mahfud Menang Total. Sejumlah menteri dari PDIP akan ikut mendampingi seperti: Pramono Anung, Yasonna Laoly, Tri Rismaharini, Bintang Puspayoga, dan Abdullah Azwar Anas," kata Hasto dalam keterangannya disiarkan di Jakarta, Sabtu (3/2).

Hasto mengatakan Megawati bersama para ketua umum secara serentak akan memukul "kentongan kewaspadaan" di hadapan ratusan ribu massa yang hadir di Stadion GBK.

"Pemukulan kentongan ini sebagai simbolisasi agar masyarakat tersadar untuk ikut menjaga kewaspadaan, melawan intimidasi dan kecurangan yang mungkin yang terjadi di Pilpres 2024 ini. Kentongan ini tradisi masyarakat secara kolektif dan simbol kewaspadaan serta hidup dalam tradisi bangsa. Masyarakat pun diajak untuk ikut berpartisipasi mengawal pemilu yang jurdil," jelas Hasto.

Kentongan merupakan simbol kearifan untuk menimbulkan suara keras dan untuk mengingatkan semua pihak agar waspada menjelang hari H pencoblosan.

"Semua diharapkan bersuara lantang dan keras demi menjaga demokrasi di negeri ini. Sejumlah kampus pun telah bersuara mengingatkan Pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi agar menjaga dan memulihkan demokrasi yang sedang terkoyak," sebut Hasto.

Hasto menjelaskan politisi yang juga dikenal seniman Guruh Soekarnoputra yang merupakan adik Megawati akan mempersembahkan tarian massal di awal acara.

"Prof Mahfud akan menyampaikan sebuah hal penting untuk disampaikan kepada rakyat Indonesia. Dilanjutkan pidato politik capres Ganjar Pranowo," urai Hasto.

Secara khusus, Hasto mengatakan band legenda Indonesia, Slank, akan menyanyikan sejumlah lagu yang membuat suasana di GBK akan semakin meriah termasuk lagu Salam Metal yang baru dirilis pekan lalu sebagai bentuk dukungan kepada pasangan calon nomor urut 3 tersebut. Sejumlah band dan penyanyi top lainnya juga akan mengisi acara Konser Salam Metal ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.