Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asean-UE Serukan Seluruh Negara Jaga Stabilitas Pupuk

📅 Sabtu, 03 Feb 2024, 15:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asean-UE Serukan Seluruh Negara Jaga Stabilitas Pupuk Doc: ANTARA/Arif Firmansyah
Ket. Dokumentasi - Pekerja melakukan bongkar muat pupuk Urea bersubsidi untuk didistribusikan ke wilayah Kota, Kabupaten Bogor dan Depok di Gudang Lini 3, PT Pupuk Kujang, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/12/2018).

JAKRTA - Hasil Pertemuan Tingkat Menteri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Uni Eropa (UE) ke-24 yang berlangsung di Brussels, Belgia, menyerukan agar seluruh negara menjaga stabilitas pupuk demi menjaga ketahanan pangan.

"Kami menyadari pentingnya ketahanan pangan dan gizi. Kami menegaskan kembali komitmen kami dan menyerukan kepada semua negara untuk mendorong kelancaran aliran barang dan input pertanian penting secara global, termasuk pupuk, untuk menjamin stabilitas harga dan ketahanan pangan di pasar global," demikian menurut Pernyataan Bersama Menteri yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/2).

Keamanan dan stabilitas di Laut Hitam pun disepakati sebagai salah satu upaya mewujudkan stabilitas harga dan ketahanan pangan terutama dalam hal ekspor biji-bijian yang berkelanjutan. Sehingga ASEAN dan UE dengan seksama memperhatikan upaya dalam memfasilitasi ekspor biji-bijan dan produk pertanian lainnya.

Lebih lanjut pertemuan tersebut turut mendukung penyelenggaraan Pertemuan Ketiga Kelompok Kerja Gabungan Minyak Sawit dan Webinar Teknis antara Uni Eropa dan ASEAN, sebagai upaya untuk mendorong kesepahaman mengenai produksi minyak nabati berkelanjutan dan mengatasi tantangan di sektor minyak sawit secara holistik, transparan, dan non-diskriminatif.

"Kami menantikan diselenggarakannya Kelompok Kerja Gabungan Keempat mengenai Minyak Sawit antara Uni Eropa dan negara-negara Anggota ASEAN yang relevan. Kami mencatat bahwa negara-negara produsen terkait dan UE telah membentuk Satuan Tugas Bersama untuk memperkuat kerja sama dalam penerapan Peraturan Deforestasi UE," ucap pernyataan bersama tersebut.

Tak hanya itu, kedua wilayah turut menegaskan kembali mengenai pentingnya menjaga dan mendorong perdamaian, keamanan, stabilitas, keselamatan, dan kebebasan navigasi di dalam dan di atas Laut China Selatan sebagaimana diatur dalam hukum internasional, termasuk UNCLOS tahun 1982.

ASEAN dan UE mendorong agar semua negara untuk menghindari tindakan sepihak yang membahayakan perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan serta menekankan perlunya menjaga dan mendorong lingkungan yang kondusif bagi negosiasi Kode Etik di Laut Cina Selatan (COC).

"Kami menegaskan kembali perlunya meningkatkan rasa saling percaya dan keyakinan, menahan diri dalam melakukan semua aktivitas dan menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan dan risiko kecelakaan, kesalahpahaman, dan salah perhitungan, serta mengupayakan penyelesaian perselisihan secara damai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dengan prinsip-prinsip hukum internasional yang diakui secara universal, termasuk UNCLOS 1982," tegas pernyataan tersebut.

ASEAN dan UE turut menyepakati bahwa konektivitas berkelanjutan merupakan prioritas utama dalam hubungan antar wilayah dan harus berkontribusi untuk mempercepat transisi digital dan energi.

ASEAN juga mendorong dukungan UE terhadap Inisiatif Jaringan Listrik ASEAN dalam menyediakan pengembangan kapasitas dan keahlian untuk sistem jaringan listrik Asia Tenggara yang terintegrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.