Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MFP Hadapi Kemungkinan Pembubaran

30 Jumat, 02 Feb 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
MFP Hadapi Kemungkinan Pembubaran MFP Hadapi Kemungkinan Pembubaran Doc: AFP/MANAN VATSYAYANA
Ket. Pendukung MFP lSejumlah pendukung Pita Limjaroenrat dan partai reformis MFP, berkumpul di luar gedung Mahkamah Konstitusi Thailand di Bangkok pada 25 Januari lalu. Pada Kamis (1/2), MFP menghadapi kemungkinan pembubaran setelah ada tuntutan petisi dari seorang aktivis pengacara.

BANGKOK - Seorang aktivis pengacara pada Kamis (1/2) mengajukan petisi tuntutan untuk membubarkan partai reformis Thailand, Move Forward Party (MFP) karena rencananya untuk mengubah undang-undang yang melindungi monarki dari kritik, yang merupakan kemunduran bagi partai yang memenangkan pemilu dengan agenda reformasi liberal yang berani.

Petisi tersebut diajukan ke Komisi Pemilu Thailand sehari setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa oposisi MFP dilarang mengkampanyekan agenda reformasinya karena dianggap akan melemahkan kekuasaan kerajaan dan keamanan nasional, serta memerintahkan mereka untuk menghentikan upayanya mengubah undang-undang yang melarang penghinaan terhadap monarki.

Pelanggaran hukum atas undang-undang tersebut dapat dihukum penjara hingga 15 tahun untuk setiap penghinaan terhadap keluarga kerajaan, menjadikannya salah satu undang-undanglese majesteyang paling tegas di dunia.

Konstitusi menyatakan bahwa raja diabadikan untuk menduduki posisi penghormatan tertinggi yang patut dihormati.

Petisi ini diajukan oleh Ruangkrai Leekitwattana, seorang pengacara dan mantan senator dengan rekam jejak sukses melakukan kampanye hukum untuk melarang birokrat dan politisi terkemuka, yang salah satunya menyebabkan jatuhnya perdana menteri pada tahun 2008.

"Petisi saya meminta komisi pemilihan untuk memutuskan apakah MFP harus dibubarkan," kata Leekitwattana.

Komisi pemilu akan mempertimbangkan manfaat dari pengaduan tersebut dan apakah akan mengirimkannya ke Mahkamah Konstitusi untuk memutuskan pembubaran partai, yang dapat mengakibatkan para eksekutifnya dilarang berpolitik selama satu dekade.

Intervensi Peradilan

Thailand memiliki sejarah partai politik yang dibubarkan karena intervensi peradilan. Sebelumnya, cikal bakal MFP yaitu Future Forward Party, telah memperjuangkan kebijakan serupa dan dibubarkan pada tahun 2020 karena melanggar aturan pendanaan kampanye.

MFP adalah partai terbesar di Parlemen setelah kemenangan mengejutkannya pada pemilu 2023 dengan platform progresif yang mencakup penghapusan monopoli bisnis dan mengekang pengaruh politik militer yang sudah mengakar.

Agenda partai yang liberal dan daya tarik yang besar di kalangan pemilih muda dan perkotaan merupakan ancaman terhadapstatus quodi Thailand, bertabrakan dengan kepentingan kelompok konservatif yang kuat dan militer royalis, yang menghalangi upaya mereka untuk membentuk pemerintahan pada tahun 2023.

MFP sebelumnya menolak tuduhan bahwa mereka berusaha melemahkan monarki dan mengatakan mereka ingin mencegah penyalahgunaan undang-undang penghinaan kerajaan.

Kelompok hak asasi manusia internasional mengecam penggunaan undang-undang itu sebagai tindakan ekstrem, termasuk terhadap seorang pria yang kini menghadapi rekor hukuman 50 tahun penjara karena postingan di media sosial yang mengkritik monarki.ST/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Nabire Bersiap Jadi Kampung...
Ekonomi
Pasar Godean, Jurus Sleman ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.