Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bawaslu dan Satpol PP Situbondo Mulai Tertibkan Alat Peraga Kampanye yang Melanggar

📅 Jumat, 02 Feb 2024, 01:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bawaslu dan Satpol PP Situbondo Mulai Tertibkan Alat Peraga Kampanye yang Melanggar Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Alat peraga kampanye bertebaran di median jalan perkotaan di Situbondo, Jawa Timur.

Situbondo - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, telah melakukan identifikasi alat peraga kampanye dan bahan kampanye (APK-BK) Pemilu Serentak 2024 yang dinilai melanggar untuk segera dilakukan penertiban.

Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Situbondo Fitrianto menyampaikan, pihaknya tengah mempersiapkan hasil identifikasi APK-BK yang dinilai melanggar ketentuan untuk segera ditertibkan setelah rapat koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), KPU dan lainnya.

"Dari hasil rapat koordinasi dengan Satpol PP hari ini, pada Jumat (2/2) besok kami mulai menertibkan alat peraga kampanye maupun bahan kampanye yang melanggar," kata Fitro, sapaanya di Situbondo, Jawa Timur, Kamis.

Rapat koordinasi Bawaslu bersama dengan Satpol PP serta instansi terkait lainnya pada hari ini, lanjut dia, untuk menindaklanjuti Surat Bawaslu Provinsi Jawa Timur, perihal penugasan penertiban APK serentak.

Fitrianto menjelaskan bahwa selama pelaksanaan kampanye berlangsung hingga saat ini, Bawaslu telah melakukan identifikasi dan prosedur penanganan terkait dengan beberapa pemasangan APK-BK yang diduga melanggar.

"Kesepakatan dalam rapat koordinasi, besok kami akan melakukan penertiban APK-BK yang dipasang di kawasan ruang terbuka hijau atau di taman," kata dia.

Sementara itu, Kasi Lidik Satpol PP Situbondo Mukti Wibowo mengatakan bahwa forum menyepakati penertiban APK-BK akan dilakukan di ruang terbuka hijau atau di Alun-Alun Situbondo, Alun-Alun Besuki, dan Alun-Alun Asembagus.

"Banyak APK-BK yang dipasang di Alun-Alun. Ini jelas melanggar dan besok akan kamk tertibkan," katanya.

Menurut Mukti, penertiban APK-BK menjadi ranah Satpol PP berdasarkan rekomendasi dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

"Selama ini kami belum melakukan penertiban APK-BK yang melanggar, karena belum ada rekomendasi dari dinas terkait," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Situbondo Imam Nawawi mengaku, PKPU Nomor 15 tentang Kampanye hanya mengatur mekanisme prosedur dan tata cara kampanye, bukan sanksi pelanggaran APK-BK.

"PKPU sudah tidak lagi mengatur sanksi. Jadi, kalau ada pelanggaran kampanye, itu diserahkan kepada aparat penegak hukum pemilu seperti Gakkumdu dan Bawaslu," katanya.

"Kecuali untuk konteks APK di hari tenang atau H-3, KPU yang akan menertibkan, berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya," kata Imam menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.