Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ITB Ungkap Alasan Kerja Sama dengan Pinjol

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 03:13 WIB | Oleh:
ITB Ungkap Alasan Kerja Sama dengan Pinjol Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Pengembangan, Muhammad Abduh.

JAKARTA - Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Pengembangan, Muhammad Abduh, mengungkapkan alasan pihaknya menjalin kerja sama dengan aplikasi pinjaman online (Pinjol) Danacita. Adapun kerja sama ITB dengan Danacita sudah dimulai sejak Agustus 2023 dan baru digunakan mahasiswa pada Januari 2024 ini.

"ITB hanya sebagai mitra dan tidak berhubungan langsung dalam ikatan perjanjian antara penyedia dana pinjaman dengan mahasiswa," ujar Abduh dalam konferensi pers secara daring, Rabu (31/1).

Dia menyebut, dana yang dipinjam langsung ditransfer ke ITB sebagai pembayaran biaya kuliah. Menurutnya, skema tersebut bisa mencegah mahasiswa melakukan pinjol dengan tujuan lain.

Abduh memastikan, ITB tak mengambil keuntungan atas kerja sama dengan Danacita. Apabila terjadi tunggakan atas pinjaman mahasiswa, ITB akan tetap mencarikan solusi.

"Danacita kerja sama dengan ITB untuk membantu mahasiswa yang mengalami permasalahan keuangan, enggak ada hubungannya dengan pemasukan untuk ITB sepeser pun," jelasnya.

Dia menyebut, skema pembayaran melalui Danacita dihadirkan menjadi salah satu inovasi dari finansial dan teknologi (fintech). Menurutnya, Danacita juga telah diawasi dan teregistrasi oleh OJK.

"Kami kalau ada teknologi-teknologi terbaru, meskipun itu di bidang finansial dan keuangan, kami senang sekali untuk kita justru bekerja sama dengan OJK," terangnya.

Abduh memastikan, pihaknya telah menarik skema pinjol Danacita itu dari sistem pembayaran. Tak ada lagi tampilan aplikasi di Danacita di sistem pembayaran UKT.

"Kemarin permintaan mahasiswa terkait dengan istilahnya pinjol ya, itu sudah tidak ada lagi, tidak dimunculkan lagi," katanya.

Dia menerangkan, pihaknya juga menyediakan metode pembayaran lainnya dengan berbagai skema keringanan. Dia memastikan, kampus berkewajiban membantu mahasiswa dengan permasalahan ekonomi.

"Selain itu, apabila didapati orangtua mahasiswa yang mampu mengalami kesulitan ekonomi di tengah perjalanan akan dicek kembali," ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.