Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini yang Dilakukan Dinkes Hulu Sungai Tengah Kalsel Sikapi Peningkatan Kasus DBD

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 01:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Dinkes Hulu Sungai Tengah Kalsel Sikapi Peningkatan Kasus DBD Doc: ANTARA/HO-Dinkes HST
Ket. Petugas melakukan pengasapan (fogging) untuk menanggulangi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Rabu (31/1/2024).

Hulu Sungai Tengah - Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan melakukan pengasapan ataufoggingmenyikapi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang Januari 2024.

"Beberapa kali kami sudah melakukanfogging, namun itu saja tidak cukup, harus dibarengi pola hidup sehat dari masyarakat," kata Kepala Dinkes HST Desfi Delfiana Fahmi di Hulu Sungai Tengah, Kalsel, Rabu.

Dia menyebutkan pada pekan ketiga jumlah kasus DBD sekitar 130, atau mengalami peningkatan pada pekan keempat yakni sebanyak 170 kasus.

"Meskipun terjadi peningkatan yang signifikan, pemerintah daerah belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB), belum ada pernyataan tertulis resmi, sementara kami masih melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan," ujarnya.

Desfi menuturkan pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian penularan DBD.

Pada 15 Januari 2024, Bupati HST mengeluarkan surat edaran berupa imbauan pemberantasan sarang nyamuk dan antisipasi penularan penyakit DBD.

Beberapa imbauan itu, yakni perilaku hidup bersih dan sehat dengan menerapkan 3M plus yang mencakup kegiatan menguras dan menutup tempat penampungan air serta mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air karena dikhawatirkan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Dia menjelaskan DBD terjadi akibat infeksi virus dengue yang menular melalui gigitan nyamuk aedes aigypti.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga memberikan penyuluhan kesehatan dan siaran keliling kepada masyarakat yang dilakukan oleh puskesmas se-kabupaten, membagikan bubuk abate, gerakan satu rumah satu jumantik, beserta edukasi yang berkaitan menambah wawasan masyarakat untuk mencegah penularan DBD.

Desfi meminta masyarakat melaporkan kejadian ke puskesmas setempat jika membutuhkan tindakanfoggingguna mencegah semakin menyebarnya penularan DBD.

"Pengasapan dilakukan sesuai petunjuk teknis melalui penelitian dan pertimbangan, jika keadaan darurat dan sangat diperlukan, maka kita lakukan pengasapan di daerah yang dianggap cukup rawan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.