Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Pasang Lebih Banyak Panel Surya Dibandingkan AS pada 2023

📅 Rabu, 31 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Pasang Lebih Banyak Panel Surya Dibandingkan AS pada 2023 Doc: ISTIMEWA
Ket. Pembangkit listrik energi terbarukan terbesar Tiongkok yang sedang dibangun di Gurun Tengger di Zhongwei, Daerah Otonomi Ningxia Hui, Tiongkok, baru-baru ini.

BEIJING -Tiongkok menjadi pemimpin dunia dalam bidang energi terbarukan, yang mencakup 40 persen dari seluruh kapasitas tenaga surya di planet ini, lapor Rystad Energy. Amerika Serikat berada di posisi kedua dengan 12 persen.

Seperti dikutip dari ecowatch, Bloomberg melaporkan tahun lalu, Tiongkok memasang lebih banyak kapasitas tenaga surya baru dibandingkan jumlah total yang pernah dipasang di negara lain.

"Sektor tenaga surya Tiongkok akan memecahkan rekor di tahun-tahun mendatang. Ketika kapasitas terpasang melampaui angka 500 gigawatt (GW) pada akhir tahun 2023, diperlukan waktu 13 tahun untuk mencapai pencapaian itu. Namun jumlah tersebut akan meningkat dua kali lipat menjadi 1 terawatt (TW) hanya dalam tiga tahun berikutnya," kata Rystad Energy.

Menurut Administrasi Energi Nasional Tiongkok atau National Energy Administration (NEA), negara itu meningkatkan kapasitas tenaga surya sebesar 216,9 GW pada tahun lalu, melampaui rekornya sebesar 87,4 GW dari tahun sebelumnya, lapor Bloomberg.

Jumlah tersebut lebih besar dari total AS yang berjumlah 175,2 GW, menurut perkiraan BloombergNEF.

Investasi Meningkat

Pada tahun 2023, investasi energi baru Tiongkok meningkat lebih dari 34 persen, kata juru bicara NEA Zhang Xing dalam siaran pers Dewan Negara.

"Lonjakan investasi yang luar biasa di sektor energi terbarukan Tiongkok, khususnya di bidang tenaga surya dan angin, menggarisbawahi fokus strategis negara tersebut dalam mendiversifikasi portofolio energinya dan mengurangi ketergantungan pada sumber-sumber tradisional," kata Lin Boqiang, kepala Institut Studi Energi Tiongkok di Universitas Xiamen dalam siaran persnya.

"Kepemimpinan global Tiongkok dalam energi terbarukan terbukti tidak hanya dalam skala investasi tetapi juga dalam penerapan teknologi dan praktik inovatif secara luas."

Laporan Badan Energi Terbarukan Internasional mengatakan biaya pembangkit listrik fotovoltaik dan pembangkit listrik tenaga angin masing-masing telah turun lebih dari 80 dan 60 persen, selama satu dekade terakhir, sebagian besar disebabkan oleh inovasi, teknik, dan manufaktur Tiongkok, menurut siaran pers tersebut.

Data NEA menunjukkan kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga surya di Tiongkok meningkat sebesar 55,2 persen tahun lalu, sementara kapasitas pembangkit listrik secara keseluruhan meningkat sebesar 13,9 persen menjadi total 2.919 GW, menurut laporan Reuters.

Kapasitas pembangkit listrik tenaga angin di dalam negeri tumbuh sebesar 20,7 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.