Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Fransiskus Beri Selamat untuk Italia dan Sinner

📅 Rabu, 31 Jan 2024, 07:13 WIB | Oleh:
Paus Fransiskus Beri Selamat untuk Italia dan Sinner Doc: lberto PIZZOLI / AFP
Ket. mengucapkan selamat I Paus Fransiskus tiba untuk audien­si Konfirmasi Keuskup­an Agung Bari-Bitonto pada 27 Januari 2024 di aula Paulus-VI di Vatikan. Paus mengucapkan selamat kepada Italia setelah Jannik Sinner menjadi orang pertama negara itu yang memenangkan gelar tunggal Grand Slam dalam hampir setengah abad.

VATICAN CITY - Paus Fransiskus mengucapkan selamat kepada Italia setelah Jannik Sinner menjadi orang pertama negara itu yang memenangkan gelar tunggal Grand Slam dalam hampir setengah abad. Sinner memenangkan gelar Australia Open dan Paus Fransiskus memberikan ucapan selamat tersebut saat audiensi dengan Real Club de Tenis Barcelona.

"Kali ini kita harus mengucapkan selamat kepada Italia karena kemarin menang di Australia," ujar Paus . Paus menambahkan bahwa karena tenis itu olahraga individu, tujuan permainan adalah untuk menjadi lebih baik dari lawan.

Namun, Paus melihat tenis bisa memberikan pelajaran. "Dalam tenis, seperti dalam kehidupan, kita tidak selalu bisa menang. Tetapi ini merupakan tantangan yang memperkaya pengalaman jika dimainkan dengan cara yang mendidik dan sesuai dengan peraturan. Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga hubungan. Dalam kasus tenis, ini dialog yang seringkali menjadi artistik," sambungya.

Bulan November lalu, Sinner juga memimpin Italia meraih gelar Piala Davis pertama sejak 1976. Sinner dan tim pemenang Piala Davis Italia lainnya akan diberi penghormatan oleh Presiden Italia, Sergio Mattarella, tengah pekan ini.

Orang Italia terakhir yang memenangkan gelar tunggal Grand Slam adalah Adriano Panatta tahun 1976. Sementara itu, Sinner tetap berada di peringkat 4. Panatta mengatakan, Sinner telah menunjukkan selama empat bulan terakhir memang pantas menjadi peringkat 1.

"Dia anak yang luar biasa dan salah satu produk terbaik yang kami miliki," ujar Panatta. Menurutnya, Sinner pasti akan memenangkan banyak gelar Grand Slam. Dia memiliki perpaduan antara keterampilan hebat, hasrat besar, dan karakter luar biasa. Ditambah lagi, Sinner tahu cara menangani diri sendiri di saat-saat sulit. "Saya jarang melihat pemain seperti itu," tandas Panatta.

Sementara itu, Andy Murray kembali tersingkir lebih awal. Mantan petenis nomor satu dunia itu tersingkir dari ajang ATP di Montpellier oleh Benoit Paire di putaran pertama, Selasa (30/1). Paire bangkoit dari ketertinggalan untuk mengamankan kemenangan 2-6, 7-6 (7/5), 6-3 atas petenis Inggris itu. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

17 detik yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

5 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...
Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...
Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.