Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjelang Imlek, Nuansa Pecinan di Surabaya Makin Terasa

📅 Selasa, 30 Jan 2024, 18:06 WIB | Oleh:
Menjelang Imlek, Nuansa Pecinan di Surabaya Makin Terasa Doc: Istimewa
Ket. Selain pintu gerbang bernuansa pecinan di Balai Pemuda, Pemkot Surabaya pada Rabu (31/1) akan memasang dekorasi naga raksasa di halaman depan Balai Kota.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, baru-baru ini menyiapkan dekorasi dan ornamen untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024. Dekorasi yang disiapkan pada perayaan Imlek kali ini, berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu berupa naga raksasa.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Myrna Augusta Aditya Dewi mengatakan, nantinya ada tiga lokasi yang dihias dengan dekorasi bernuansa pecinan. Diantaranya, Balai Kota, Balai Pemuda, dan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun.

"Di Balai Kota rencana kami akan dipasang (dekorasi) naga raksasa, bentuk naga besar begitu. Kemudian yang di Balai Pemuda, itu bentuknya pintu gerbang tema pecinan, tetapi ada tulisan Selamat Tahun Baru Imlek, di Kya-Kya juga sama seperti itu (di Balai Pemuda)," kata Myrna, Selasa (30/1).

Myrna menerangkan, dekorasi pintu gerbang bernuansa pecinan itu telah terpasang di Balai Pemuda dan Kya-Kya Kembang Jepun. Sedangkan dekorasi naga raksasa yang akan diletakkan di halaman depan Balai Kota, masih akan dipasang pada Rabu (31/1) mendatang.

Ia menjelaskan, ukuran naga raksasa yang akan dipasang di Balai Kota itu tingginya mencapai 5 meter, dengan panjang 20 meter. Pada dekorasi naga tersebut juga disematkan tulisan 'Selamat Tahun Baru Imlek' di bagian ekornya.

"Di tahun 2024 ini adalah tahun Naga Kayu, maka bentuknya naga. Kalau tahun kemarin kan tahun Kelinci Air, nah itu dekorasinya kelinci," jelasnya.

Dirinya menambahkan, Pemkot melalui DLH Surabaya tak hanya menghias Balai Kota, Balai Pemuda, dan kawasan Kya-Kya saja. Akan tetapi, juga memasang ornamen bernuansa pecinan di sekitaran Bambu Runcing dan beberapa titik pedestrian lainnya. "Ada beberapa titik, seperti di Bambu Runcing, kita kasih beberapa lampion, nanti kita sesuaikan," imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, dekorasi-dekorasi itu dipasang bukan tanpa sebab. Pemasangan dekorasi itu, merupakan wujud Surabaya sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.

Karena tak ingin hanya sekadar ucapan saja, maka Eri meminta kepada jajarannya di DLH Surabaya untuk memasang dekorasi di setiap perayaan umat beragama. "Saya harap toleransi di Kota Surabaya tidak hanya diucapkan secara lisan, namun juga diwujudkan di setiap menjelang peringatan hari besar keyakinan tertentu," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.