Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tersendat, KPU Sebut Pengepakan Logistik Pemilu di Tulungagung Terkendala Cuaca

📅 Senin, 29 Jan 2024, 22:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tersendat, KPU Sebut Pengepakan Logistik Pemilu di Tulungagung Terkendala Cuaca Doc: ANTARA/Destyan Sujarwoko
Ket. Sejumlah petugas memasukkan logistik pemilu ke kotak suara di Gudang Logistik KPU Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (29/1/2024).

Tulungagung - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menyebut faktor cuaca menjadi kendala nonteknis yang mengakibatkan tahapanpengepakan logistik Pemilu 2024 tidak optimal.

"Kendala kami, selain tempat yang terbatas, faktor cuaca ikut berpengaruh sebab kalau sudah turun hujan, kegiatanpengepakan seketika harus berhenti total," kata Ketua KPU Kabupaten TulungagungSusanah dikonfirmasi di sela memantau pengepakan logistik pemilu di Gudang Logistik KPU Tulungagung, Senin.

Ia mengatakan pengaturan danpengepakanlogistik pemilu telah dimulai pada 25 Januari dan ditargetkan tuntas pada 31 Januari.Namun,hingga Senin sore, petugas baru menyelesaikan pengepakanlogistik untuk delapan dari 19 kecamatan.

"Ya mudah-mudahan selesailah karena masih ada 11 kecamatan tersisa. Padahal tinggal dua hari lagi (dari target)," katanya.

Susanah tidak serta-merta mengakui ada kendala pelaksanaan pengaturandan pengepakanlogistik. Namun, dia mengakui bahwa rencana awal tidak sejalan dengan praktik lapangan yang berjalan.

Dia mencontohkan pada simulasi yang sebelumnya dilakukan KPU, pengaturandan pengepakanlogistik bisa menyelesaikan tiga kecamatan dalam satu hari dengan menerapkan sistem tigashift, bergilir untuk masing-masing kecamatan yang ditunjuk KPU.

Namun, dalam pelaksanaannya, satu kecamatan saja bisa membutuhkan waktu hingga seharian, bahkan hingga dini hari baru tuntas.

"Masalah ritme, (faktor) teknis, hujan juga menjadi kendala terbesar kita sebab kalau turun hujan harus berhenti total. Tidak mungkin ada aktivitas karena air sedikit saja jika mengenai logistik surat suara bisa membahayakan (merusak material logistik pemilu)," katanya.

Selain itu, Susanah mengatakan lembaganya juga masih menghadapi tantangan soaltidak tersedianyagudang penyimpanan logistik pemilu di delapan kecamatan.

Lima dari delapan kecamatan itu sudah memberi kabar adanya tempat penampungan logistik yang bisa digunakan, tetapi kelaikan dan kapasitasnya masih akan dievaluasi terlebih dulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.