Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenaikan Kelahiran di Tiongkok Belum Bisa Atasi Krisis Pertumbuhan Penduduk

📅 Senin, 29 Jan 2024, 00:03 WIB | Oleh:

Sistem hukou atau pendaftaran penduduk di Tiongkok telah membatasi pekerja migran untuk menggunakan layanan publik tertentu, terutama di kota-kota besar seperti Beijing, tempat Wang bekerja.

"Jika pemerintah dapat memberikan kondisi yang lebih kondusif, saya mungkin mempertimbangkan untuk mengindahkan seruan untuk memiliki lebih dari satu anak," katanya, seraya menyebut subsidi perumahan dan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan sebagai insentif utama.

Meskipun Tahun Naga secara tradisional merupakan tahun yang subur, beberapa pasangan mungkin berpikir dua kali untuk menambah hasil panen, yang dapat mengundang lebih banyak kompetisi bagi diri mereka sendiri dan anak-anak mereka.

Ketika Liu Xi, 53 tahun, kelahiran Chengdu, hamil pada tahun 2000, dia harus antre panjang di rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan pra-kelahiran dan bahkan saat kelahiran putrinya.

"Tahun itu adalah tahun milenium dan juga Tahun Naga. Wanita hamil ada di mana-mana, di sekitar saya," kata Liu, yang bekerja di sektor keuangan.

Putrinya harus menjalani sebagian besar kehidupan sekolahnya dengan menghadapi persaingan yang ketat. Kelas menjadi lebih besar dan sumber daya diperluas. Para orang tua mungkin tidak ingin memberikan tekanan seperti itu kepada anak-anak mereka dan mungkin menghindari memiliki anak tahun ini.

Itu adalah pemikiran yang juga terlintas di benak Ma, ketika dia dan suaminya berbicara tentang memulai sebuah keluarga.

"Anehnya, kami memiliki kepercayaan diri yang tidak dapat dijelaskan dan tidak ada rasa takut terhadap persaingan. Segala jenis persaingan ada dalam kehidupan dan merupakan pelajaran penting dalam hidup. Itu akan membuat bayi kami lebih kuat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.