Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Diminta Perhatikan Indonesia Timur

📅 Senin, 29 Jan 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Diminta Perhatikan Indonesia Timur Doc: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ket. Tingkatkan taraf pendidikan -- Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo berfoto bersama pendukungnya saat mengikuti kampanye terbuka bertajuk Hajatan Rakyat di Alun-Alun Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, Minggu (28/1). Dalam kampanyenya Ganjar mengatakan ia akan memilih meningkatkan taraf pendidikan masyarakat agar tercipta satu sarjana dari tiap keluarga daripada memberi makan siang gratis.

JAKARTA - Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengungkapkan dirinya mendapat pesan dari mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Emil Salim, untuk memberikan perhatian khusus kepada wilayah Indonesia Timur.

"Beliau berulang-ulang menyampaikan kepada saya: perhatikan Indonesia timur, perhatikan Indonesia timur. itu beliau sampaikan berulang-ulang. Rasa-rasanya saya sedang mendapatkan kuliah singkat dari seorang penggawa ekonomi yang punya pengalaman luar biasa di banyak bidang, saya senang sekali," kata Ganjar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, kemarin.

Hal itu disampaikan Ganjar usai bertamu ke rumah Emil Salim di Jakarta Selatan, Sabtu malam. Dalam pertemuan sekitar 1,5 jam itu, Ganjar menegaskan komitmennya untuk memperhatikan masukan Emil terkait komitmen mengatasi perubahan iklim, serta mengatasi berbagai persoalan pendidikan di tanah air, khususnya kesenjangan di Indonesia bagian timur.

Emil pun memberi wejangan khusus terkait merespon situasi dunia yang berubah dengan akses pendidikan yang baik, merata, dan berkeadilan. Belum lagi permasalahan ketahanan pangan, transisi energi, hingga bonus demografi.

Ganjar mengungkapkan, mantan menteri dari era 1971-1993 yang kini berusia 93 tahun itu menyampaikan dengan sangat sistematis terkait pentingnya ancaman perubahan iklim seharusnya mendapatkan mendapatkan perhatian dari seluruh kandidat capres-cawapres.

"Tak hanya soal lingkungan, Pak Emil memaparkan terkait potensi bonus demografi, transisi energi, dan juga problem pangan. Mas, perencanaannya harus terbaik, dimitigasi sungguh-sungguh, karena ke depan kita akan menghadapi situasi yang memang tidak mudah. Itu pesan yang menurut saya penting sekali untuk dilakukan," ujarnya.

Menurut Ganjar, Emil prihatin karena saat banyak pihak sudah mengetahui persoalan-persoalan global ini, namun tidak ada pemimpin yang tegas untuk mengambil keputusan. "Sikap-sikap itu memang tidak pernah populer, misal kalau energi kita kotor, mengapa tidak segera bertindak? Kalau kemudian segera melakukan transisi energi, mengapa kita tidak menyiapkan sumber daya manusia dengan baik? Mestinya semua disiapkan agar bisa menjemput 2045 dengan baik?" kata Ganjar.

Menurut Ganjar, Emil sangat gemas dengan situasi saat ini dan mengatakan semua orang harus bergerak cepat untuk mengatasi isu lingkungan di Indonesia. "Dengan tangannya mengepal beliau sampaikan, 'cepat, cepat, harus ada yang berani'. Ibaratnya ada kapal Titanic yang mau menabrak gunung es, kok kita masih nyanyi-nyanyi saja? Saya kira kita mampu mencerna artinya," tuturnya.

Masa Depan

Dalam kesempatan berbeda, Ganjar Pranowo menjanjikan sekolah gratis 12 tahun bagi masyarakat bila dipercaya menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029.

Ganjar Pranowo dalam orasi kampanye nasional di Alun-alun Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (28/1), mengatakan pendidikan menentukan masa depan anak bangsa. "Ibu-ibu berpikir masa depan anak bangsa, yakni 12 tahun sekolah minimal gratis," kata Ganjar Pranowo.

Ia mengatakan dirinya juga berupa mewujudkan satu keluarga miskin, satu sarjana. "Saya juga berasal dari keluarga kurang mampu, bahkan pernah terlibat rentenir saat kuliah," katanya.

Dia mengatakan orang tua berjuang untuk anaknya supaya sekolah karena pendidikan akan mengubah keluarganya. "Satu keluarga miskin, satu keluarganya. Itulah yang diharapkan menjadi anak-anak hebat yang membantu keluarganya dan orang tuanya, pasti mereka memiliki budi pekerti luhur," kata dia.

Ganjar juga menyapa penyandang disabilitas yang datang ke kampanye terbuka. Ia berjanji akan memperhatikan penyandang disabilitas. "Setiap kali menyiapkan rancangan pembangunan, maka seringkali tertinggal, yakni kelompok perempuan, anak, disabilitas, dan lanjut usia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.