Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cape Verde, Pusat Perdagangan Portugis di Pesisir Barat Afrika

📅 Senin, 29 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Cape Verde secara strategis penting sebagai pangkalan pasokan bagi kapal-kapal yang berlayar ke dan dari wilayah Portugis di Hindia Timur dan Brasil. Pulau-pulau tersebut mengirimkan budak-budak Afrika melintasi Atlantik dan memanfaatkan mereka sedemikian rupa di Kepulauan Cape Verde.

Pada akhirnya populasi budak di kepulauan menjadi bercampur secara ras dan hanya memiliki sedikit ikatan budaya dengan Eropa pada abad ke-17. Akhirnya pada 1975 pulau-pulau tersebut memperoleh kemerdekaan dari Portugis.

Hubungan Perdagangan

Pada 1466, Kerajaan Portugis telah memberikan hak kepada penduduk Cape Verde untuk berdagang dengan komunitas pesisir Afrika, dengan diberi pengecualian pajak. Ada beberapa syarat seperti hanya penduduk yang sudah empat tahun berada di pulau tersebut yang bisa berdagang dan hanya bisa dengan barang dari Kepulauan Cape Verde.

Bantuan ini kemungkinan besar diberikan karena pertanian di pulau itu tidak dapat diandalkan. Pengaturan ini berarti bahwa pemukiman dagang Portugis didirikan di benua tersebut, yang dapat mengambil keuntungan dari perdagangan Afrika yang terorganisir dengan baik. Perdagangan membawa barang-barang dari pedalaman melalui sungai-sungai besar (misalnya Gambia dan Senegal) ke pantai.

Barang yang diperoleh antara lain emas, budak, gading, lada, lilin lebah, permen karet, dan kayu pewarna. Pada tahap ini, Portugis tidak melakukan upaya penaklukan karena mereka kekurangan tenaga dan bagaimanapun juga, hal itu tidak diperlukan karena jaringan perdagangan yang ada sudah sangat mapan dan terorganisir.

Kadang-kadang benteng dibangun untuk melindungi pusat perdagangan, namun hal ini selalu dibangun dengan izin dari kepala suku setempat. Justru hubungan perdagangan yang baik antara pulau-pulau dan pesisir yang membawa keuntungan lain.

Beberapa keuntungan adalah kemungkinan untuk menyewa tanah untuk bercocok tanam ketika panen buruk di pulau-pulau Cape Verde. Wilayah pesisir Afrika barat ini menawarkan perlindungan kepada orang-orang buangan selama perang suku di daratan.

Walau begitu pulau-pulau tersebut tetap mempunyai nilai strategis bagi para pelaut. Pelayaran bersejarah Vasco da Gama mengitari Tanjung Harapan ke India pada 1497-1498 singgah di pulau-pulau tersebut. Ekspedisi epik Ferdinand Magellan juga meminta pasokan ulang di Kepulauan Cape Verde selama pelayaran keliling dunia yang pertama pada 1519-1522. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.