Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Turun di Awal Perdagangan, Namun Ditutup Lebih Tinggi Minggu Ini

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 11:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Turun di Awal Perdagangan, Namun Ditutup Lebih Tinggi Minggu Ini Doc: CNA/REUTERS/Agustin Marcarian
Ket. Dongkrak pompa minyak terlihat di deposit minyak dan gas serpih Vaca Muerta di provinsi Patagonian, Neuquen, Argentina, 21 Januari 2019.

SINGAPURA - Harga minyak turun pada awal perdagangan pada Jumat (26/1), namun ditutup lebih tinggi untuk minggu ini karena data ekonomi positif dari Amerika Serikat dan Tiongkok dan penurunan stok minyak mentah AS.

Minyak mentah berjangka Brent turun 32 sen, atau 0,39 persen, menjadi $82,12 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 41 sen, atau 0,5 persen, menjadi $76,95.

Patokan Brent ditetapkan ditutup 4,5 persen lebih tinggi untuk minggu ini, sedangkan patokan AS ditetapkan naik 4,8 persen.Keduanya berada di jalur kenaikan minggu kedua berturut-turut.

Para pejabat Tiongkok telah meminta rekan-rekan mereka di Iran untuk membantu mengendalikan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah oleh kelompok Houthi yang didukung Iran, atau mengambil risiko merugikan hubungan bisnis dengan Beijing, kata sumber, dalam sebuah langkah yang membantu meredakan kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan.

Houthi akan terus menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel sampai bantuan mencapai rakyat Palestina di Gaza, kata pemimpin kelompok tersebut pada Kamis.

Namun, yang mendorong harga pada minggu ini adalah penurunan persediaan minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan, data ekonomi yang kuat dari Amerika Serikat dan Tiongkok, dan kekhawatiran akan gangguan pasokan setelah serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap kilang minyak di Rusia selatan minggu ini.

Stok minyak mentah AS turun 9,2 juta barel setelah cuaca musim dingin memukul produksi minyak mentah, Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan pada hari Rabu.

Dari sisi permintaan, yang mendukung harga pada minggu ini, data menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal keempat dan Tiongkok mengumumkan pemotongan besar cadangan bank untuk memacu pertumbuhan.

Para pedagang juga berspekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan menurunkan suku bunga mulai bulan April karena mereka berpandangan bahwa para pembuat kebijakan semakin merasa nyaman dengan prospek inflasi.Biaya pinjaman yang lebih rendah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.