Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Optimalisasi Pangan Lokal, Rumah Zakat Gandeng BKKBN dan Bumbu Bunda Elia

📅 Kamis, 25 Jan 2024, 12:16 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Optimalisasi Pangan Lokal, Rumah Zakat Gandeng BKKBN dan Bumbu Bunda Elia Doc: istimewa
Ket. CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha dalam acara seminar gizi terkait Optimalisasi Pangan Lokal di Depok, Jawa Barat, Kamis (25/1).

JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN), Bumbu Bunda Elia, Rumah Zakat, dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar seminar gizi dan live cooking di 5 kota, Kamis (25/1). Kegiatan yang mengambil tema "Optimalisasi Pangan Lokal".

Seminar diselenggarakan di Kota Depok Jawa Barat, sementara live cooking diadakan di Desa Berdaya Rumah Zakat yang ada di Banda Aceh, Kuningan, Sukabumi, Polewali Mandar, dan Samarinda.

Dalam seminar, hadir Lia Amalia Founder Bumbu Bunda Elia, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha, dan CEO Gizi Nusantara Esti NUrwanti. Tujuan dari seminar ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa mengoptimalisasi bahan pangan yang ada di lingkungan sekitarnya agar menjadi asupan gizi bagi keluarga.

"Seminar ini merupakan bagian penting dari program pemberdayaan Rumah Zakat di bidang kesehatan terutama dalam upaya mewujudkan Desa Bebas Stunting. Sebelumnya Rumah Zakat juga sudah berkolaborasi bersama BKKBN dalam program, Gerakan Bapak Asuh Anak Stunting. Semoga sinergi bersama Bumbu Bunda Elia ini akan semakin menguatkan tujuan kita bersama dalam upaya mewujudkan Indonesia bebas stunting," tutur CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha.

Hingga saat ini, Rumah Zakat sudah mengelola 88 Desa Bebas Stunting yang tersebar di 12 provinsi di Indonesia. Desa Bebas Stunting adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk membebaskan anak Indonesia dari ancaman stunting. Sasaran program ini antara lain anak di bawah 2 tahun, ibu hamil, dan juga ibu menyusui.

Adapun program yang yang berkolaborasi dengan BKKBN diselenggarakan di Desa Bebas Stunting antara lain; sekolah kader gizi, dapur gizi umum, dan pendampingan khusus bayi di bawah dua tahun dengan resiko stunting dan ibu hamil dengan KEK (kekurangan Energi Kronis).

"Alhamdulillah dari program Desa Bebas Stunting ini, 80% bayi di bawah dua tahun lolos dari resiko stunting, dan 93% ibu hamil KEK dapat melahirkan bayi dengan berat badan normal," ungkap Irvan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.