Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hujan Angin Picu Longsor di Sukabumi, Rumah Warga Rusak, Akses Jalan Tertutup

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hujan Angin Picu Longsor di Sukabumi, Rumah Warga Rusak, Akses Jalan Tertutup Doc: ANTARA/Adirtya Rohman
Ket. Personel Babinsa Bojonggaling saat meninjau rumah yang rusak akibat diterjang tanah longsor di Kampung Keboncau, RT-002/013, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Senin (22/1/2024).

SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Jawa Barat menyebutkan sejumlah rumah rusak dan akses jalan tertutup akibat bencana tanah longsor yang dipicu hujan deras disertai angin kencang pada Senin (22/1).

"Tidak ada korban jiwa maupun luka pada kejadian bencana tanah longsor yang tersebar di sejumlah kecamatan pada Senin ini, hanya ada warga yang mengungsi akibat rumahnya rusak berat dan tidak bisa dihuni kembali," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandar Fitria di Sukabumi, Senin.

Data dari BPBD setempat menyebutkan, bencana tanah longsor ini terjadi di Kampung Nugraha, RT-09/08, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu. Bencana itu terjadi dipicu oleh hujan deras sehingga tembok penahan tanah (TPT) longsor mengakibatkan ruang gedung majelis taklim mengalami retak-retak.

Kemudian longsor di ruas Jalan Bagbagan-Cibuntu di Kampung Tanjakan Dahu RT-011/012, Desa Cibuntu Kecamatan Simpenan. Kejadian ini dipicu hujan deras disertai angin kencang yang turun dalam beberapa hari terakhir, sehingga membuat kontur tebing setinggi empat meter dengan lebar enam meter yang berada di pinggir jalan tersebut meniadi labil dan akhirnya longsor.

Tanah yang longsor itu kemudian menutup akses jalan penghubung dan mengikis jalan selebar kurang lebih satu meter. Dampak dari kejadian tersebut Jalan Bagbagan-Cibuntu sempat tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, namun saat ini sudah normal setelah petugas gabungan mengevakuasi material longsor yang menutup akses jalan.

Kemudian longsor juga terjadi di Kampung Keboncau, RT- 002/013, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung merusak satu rumah warga. Meskipun tidak ada korban pada kejadian ini namun seluruh penghuni rumah mengungsi karena tempat tinggalnya tersebut tidak bisa lagi digunakan.

Terakhir kejadian serupa terjadi di Kampung Cipatuguran, RT- 05/06, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu. Akibat bencana tanah longsor ini satu rumah rusak berat dan seluruh penghuninya mengungsi. Agar tidak ambruk, petugas gabungan menopang rumah semi-permanen itu dengan menggunakan kayu dan alat seadanya.

Sandra mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada karena potensi terjadinya bencana tanah longsor di wilayah Kabupaten Sukabumi cukup tinggi, bahkan 47 kecamatan yang berada di kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali ini seluruhnya masuk dalam daerah zona rawan longsor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

34 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.