Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Ingatkan Delapan Desa di Pulang Pisau Jadi Titik Rawan Pemilu

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 00:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Ingatkan Delapan Desa di Pulang Pisau Jadi Titik Rawan Pemilu Doc: ANTARA/HO-Diskominfostandi Pulang Pisau
Ket. Penandatanganan NPHD oleh Penjabat Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani untuk Giat Pam Pilkada 2024 di Pulang Pisau, Senin (22/1/2024).

Pulang Pisau - Penjabat Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Nunu Andriani menyebutkan dari 95 desa dan empat kelurahan di kabupaten setempat, masih terdapat delapan titik lokasi rawan saat pemilu.

"Kerawanan ini dinilai karena jarak tempuh dan minim akses komunikasi, sulit jalur transportasi dan distribusi," kata Nunu Andriani di Pulang Pisau, Senin.

Delapan desa tersebut yaitu Desa Sei Hambawang, Sei Bakau, Cemantan, Kiapak, Bahaur Batu Raya, Simpur, Penda Barania dan Pandawei. Ia berharap seluruh pihak yang terkait Pemilu bisa mengambil langkah-langkah antisipatif potensi kerawanan ini.

"Semua memiliki harapan yang sama untuk kelancaran semua proses dan tahapan pemilu maupun pilkada, sehingga saya minta dukungan kita semua untuk hal tersebut," paparnya.

Dalam kegiatan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pengamanan Pilkada 2024 kepada Kodim 1011 Kuala Kapuas dan Polres Pulang Pisau, Nunu Andriani mengatakan dirinya sangat konsen terhadap persiapan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 dan menjadi salah satu prioritas tugas saya sebagai Penjabat Bupati yang diamanahkan pemerintah pusat untuk ikut bertanggungjawab demi lancar dan suksesnya pesta demokrasi ini.

Pemerintah setempat menyadari tentang pentingnya peran dan fungsi TNI dan Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.

Untuk itu pihaknya sangat mendukung sepenuhnya segala program dan terobosan-terobosan TNI dan Polri yang semua berorientasi pada terwujudnya pranata kehidupan sosial masyarakat yang kondusif. Tujuannya untuk menciptakan Kabupaten Pulang Pisau menjadi daerah yang penuh kedamaian dan ketentraman.

Mengacu amanat Undang-Undang Pemilu Nomor 17 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, terang dia, maka ada kewajiban pemerintah daerah mengalokasikan anggaran yang cukup untuk kegiatan pengamanan pemilihan kepala daerah.

Melalui penandatangan NPHD untuk Giat Pam Pilkada Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2024 dialokasikan sebesar Rp8,3 Miliar dengan rincian Kodim 1011/KLK sebesar Rp 2,5 miliar dan Polres Pulang Pisau Rp5,8 miliar yang penyalurannya secara teknis tertuangkan di dalam NPHD.

"Semoga Kabupaten Pulang Pisau selalu aman, nyaman dan kondusif. Tetap kompak jaga persatuan dan kesatuan, rawat toleransi dan kerukunan suku dan umat beragama," demikian Nunu Andriani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.