Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Minta Politik Pangan Tidak Diliberalisasi

📅 Sabtu, 20 Jan 2024, 01:02 WIB | Oleh: Tim Penulis

Adapun harga jagung tingkat peternak di Magetan sebesar 9.000 rupiah pada hari Rabu (17/1), melonjak dari sebelumnya 7.500 rupiah pada hari Jumat (12/1).

Ganjar dalam kesempatan di Magetan tersebut menganggap pupuk menjadi persoalan serius hampir di seluruh wilayah Indonesia setelah berkunjung ke beberapa daerah di Tanah Air.

Dari sekian komoditas, kata dia, sekarang sedikit yang diberikan subsidi, dan ternyata dari sedikit yang diberikan subsidi itu pun kurang. "Pertanyaan mereka adalah bagaimana nasibnya kalau kita mau bicara ketahanan pangan dan produktivitas?" ujarnya.

Menurut dia, pertanyaan itu menjadi penting, bahkan pihaknya banyak mendapatkan inspirasi dari petani tadi agar besok masuk dalam sebuah materi debat capres/cawapres. "Jadi, kalau bicara ketahanan pangan, daulat pangan, salah satu yang dibicarakan adalah politik pupuk ini. Ini yang mesti disampaikan nanti dalam perdebatan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.