Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gedung Putih: AS Tidak Ingin Berperang dengan Houthi

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Gedung Putih: AS Tidak Ingin Berperang dengan Houthi Doc: AFP/SAUL LOEB
Ket. Jubir Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby di Ruang Pengarahan Brady Gedung Putih di Washington, DC, beberapa hari lalu.

WASHINGTON - Gedung Putih, pada Selasa (16/1), mengatakan Amerika Serikat (AS) tidak ingin berperang dengan kelompok pemberontak Houthi di Yaman.

"Kami tidak ingin memperluas masalah ini. Houthi harus mengambil pilihan, dan mereka masih punya waktu untuk membuat pilihan yang tepat, yaitu menghentikan serangan-serangan sembrono ini," kata juru bicara Gedung Putih, John Kirby.

Dikutip dari The Straits Times, serangan Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah telah berdampak pada perusahaan-perusahaan dan membuat khawatir negara-negara besar dunia. Kelompok Houthi mengatakan mereka bertindak sebagai solidaritas terhadap Palestina.

Namun, media AS, pada hari Selasa (16/1), mengatakan AS akan kembali mengklasifikasikan pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran, sebagai kelompok teroris, setelah sebelumnya menghapuskan klasifikasi tersebut pada tahun 2021.

Dikutip dari Raidió Teilifís Éireann (RTE), penetapan yang diperkirakan akan dilakukan pada hari Rabu itu, akan menunjuk Houthi sebagai entitas "teroris global yang ditetapkan secara khusus" terjadi di tengah serangan yang dilakukan kelompok tersebut terhadap pelayaran dan kapal militer di Laut Merah.

"Menyerang Yaman untuk menghancurkan empat rudal anti-kapal yang siap diluncurkan dari wilayah yang dikuasai Houthi, dan menimbulkan ancaman besar bagi kapal dagang dan Angkatan Laut AS di wilayah tersebut," kata militer AS, pada Selasa.

Setidaknya ini adalah ketiga kalinya dalam waktu kurang dari seminggu AS melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi, yang berulang kali menarget kapal-kapal dagang di jalur pelayaran Laut Merah. Serangan-serangan yang menurut para pemberontak ditujukan untuk mendukung rakyat Palestina di Gaza, tempat Israel memerangi kelompok militan Hamas.

Militer AS mengatakan Houthi meluncurkan rudal balistik anti-kapal ke jalur pelayaran internasional pada hari Selasa, dan sebuah kapal curah berbendera Malta melaporkan kapal tersebut terkena serangan, tetapi masih layak berlayar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.