Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apple Salip Samsung sebagai Penjual Ponsel Pintar Terlaris

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 19:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apple Salip Samsung sebagai Penjual Ponsel Pintar Terlaris Doc: REUTERS/Gonzalo Fuentes

JAKARTA - Apple mengakhiri 12 tahun kepemimpinan Samsung Electronics sebagai penjual ponsel pintar terbesar di dunia, setelah menguasai 20 persen pangsa pasar pada tahun 2023, menurut laporan dari International Data Corp.

Dikutip dari Reuters, Kamis (18/1), Samsung mengakhiri tahun ini dengan pangsa 19,4 persen, diikuti oleh Xiaomi, Oppo dan Transsion dari China, menurut data awal dari Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker IDC.

Perubahan peringkat ini terjadi setelah tahun yang sulit di mana konsumen lamban dalam melakukan peningkatan ponsel pintar dan memilih ponsel yang lebih murah karena tingginya inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Pemulihan yang lebih lambat dari perkiraan di Tiongkok, pasar ponsel pintar terbesar di dunia, juga membebani penjualan ponsel secara keseluruhan.

Apple dan Transsion, yang menjual merek Tecno, Infinix dan itel, merupakan dua dari lima vendor ponsel pintar teratas yang mencatat pertumbuhan penjualan tahun lalu, meskipun pasar secara keseluruhan turun 3,2 persen menjadi 1,17 miliar unit dan mencapai titik terendah dalam satu dekade.

"Meskipun kami melihat pertumbuhan yang kuat dari pemain Android kelas bawah seperti Transsion dan Xiaomi pada paruh kedua tahun 2023, yang berasal dari pertumbuhan pesat di pasar negara berkembang, pemenang terbesar jelas adalah Apple," kata Direktur Riset di tim IDC's Worldwide Tracker Nabila Popal.

Pengiriman ponsel dari Samsung turun 13,6 persen, sedangkan pengiriman iPhone naik 3,7 persen tahun lalu, menurut data IDC.

Samsung fokus pada segmen kelas menengah hingga kelas atas untuk mendapatkan keuntungan tetapi kehilangan pangsa di segmen kelas bawah, kata Amber Liu dari firma riset Canalys.

Namun Apple menghadapi tekanan di Tiongkok dari bangkitnya kembali Huawei dan juga dari merek-merek murah negeri tirai bambu tersebut. Pembuat iPhone menawarkan diskon sebanyak 5 persen pada beberapa model di negara tersebut untuk menarik pelanggan. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...

Ganda Putri Jepang Mundur, Rachel/Febi Melaju

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ganda Putri Jepang Mundur, ...

Persija Kalah, Shin Tae-yong Ngeles, Tak Pedulikan Hasil

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persija Kalah, Shin Tae-yon...

Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Final Ideal Piala AFF, Viet...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.