Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Berhasil Luncurkan Satelit Mata-mata

📅 Senin, 15 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Jepang Berhasil Luncurkan Satelit Mata-mata Doc: ANTARA/HO-JAXA
Ket. Roket pendorong H-IIA No. 40 Badan Eksplorasi Ruang Angkasa Jepang (JAXA).

KAGOSHIMA - Jepang telah berhasil meluncurkan satelit milik pemerintah dilengkapi optik untuk mengumpulkan informasi, yang diterbangkan dengan roket pendorong H-2A pada Jumat (12/1).

Seperti dikutip dari Antara, Sabtu (13/1), roket pendorong H-2A No 48 lepas landas dari Pusat Antariksa Tanegashima milik Badan Eksplorasi Ruang Angkasa Jepang (JAXA) di Prefektur Kagoshima, Jepang barat daya, pada sekitar pukul 13:44 waktu setempat.

Satelit yang dikelola oleh Mitsubishi Heavy Industries Ltd itu setelah diluncurkan memasuki orbit yang sudah ditentukan. Satelit yang secara de facto dikenalkan pada 1998 karena peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara itu dioperasikan oleh Pusat Satelit Kabinet Intelijen milik pemerintah.

Sistem satelit pengumpul informasi, sejak 2013, terdiri atas dua satelit sensor optik yang dapat mengambil foto bahkan ketika langit berawan, dan dua satelit radar yang dapat melakukan pengamatan bahkan pada saat cuaca buruk atau ketika malam hari. Sistem itu digunakan tidak hanya untuk keperluan keamanan nasional, namun juga ketika terjadi bencana alam.

Tambah Sensor Optik

Pemerintah Jepang sedang berupaya menambahkan masing-masing dua sensor optik, radar, dan satelit penyiaran data ke sistem itu, serta menargetkan sebanyak sepuluh satelit pengumpul informasi beroperasi.

Seusai peluncuran unit no 1 roket H3 baru milik JAXA berakhir gagal pada Maret 2023, sejumlah upaya dilakukan kepada mesin tahap kedua Roket No 47 H-2A yang memiliki suku cadang serupa dengan roket H3.

Roket pendorong no 47 telah berhasil diluncurkan pada September 2023. Roket H-2A akan pensiun beroperasi setelah membawa yang terakhir, kendaraan no 50, yang direncanakan diluncurkan pada 2024.

Sebelumnya diberitakan Jepang berhasil meluncurkan roket yang membawa satelit radar pengumpul data intelijen bagi pemerintah untuk meningkatkan penanganan bencana serta memantau perkembangan di pangkalan militer Korea Utara.

Roket H2A no 46 tersebut, yang dioperasikan oleh Mitsubishi Heavy Industries Ltd, lepas landas dari Pusat Luar Angkasa Tanegashima pada 10.50 waktu setempat di prefektur barat daya, Kagoshima, setelah ditunda sehari karena cuaca buruk. Satelit itu telah memasuki orbit yang direncanakan.

Satelit radar dapat menangkap gambar di daratan pada malam hari, dan terkadang saat kondisi cuaca berat, menurut Pusat Intelijen Satelit Kabinet, yang menugaskan Mitsubishi Heavy untuk meluncurkan satelit tersebut. Radar itu juga dapat digunakan untuk mengirimkan data jika terjadi bencana alam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.