Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sandiaga Fokus Garap Pariwisata Berkelanjutan 2024

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sandiaga Fokus Garap Pariwisata Berkelanjutan 2024 Doc: kemenparekraf.go.id
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, fokus menggarap pengembangan pariwisata berkelanjutan di Tanah Air pada 2024 karena tren dunia yang mengarah pada kegiatan ramah lingkungan.

"Oleh karena itu perlu upaya lebih kolaboratif dari semua pemangku kepentingan untuk memastikan pariwisata Indonesia adalah pariwisata berkualitas dan berkelanjutan," kata Sandiaga di sela-sela membuka Konferensi Pariwisata Asia Pasifik di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (11/1).

Untuk itu Menparekraf akan mengoptimalkan upaya berkelanjutan di sektor pariwisata Tanah Air dengan mencermati tiga tren wisata yang berkembang saat ini sehingga juga perlu dicermati oleh pelaku pariwisata dan pemerintah daerah.

Tiga tren pariwisata itu, lanjut dia, yakni pertama pariwisata berbasis alam di antaranya konsep ekowisata atau pariwisata yang berwawasan lingkungan. Trennya di antaranya pemanfaatan kendaraan berbahan bakar listrik serta akomodasi wisata yang menggunakan energi baru terbarukan.

Kedua, kata dia, mengedepankan pariwisata budaya yang dapat memberikan pengalaman berkesan kepada wisatawan.

Kemudian, ketiga yakni pariwisata petualangan alam atau adventure yang juga memberikan pengalaman bagi pelancong.

Menparekraf pun mengharapkan pelaku di sektor pariwisata mengoptimalkan pengembangan pariwisata berkelanjutan yang dapat ditawarkan kepada wisatawan, melalui agen perjalanan wisata salah satunya pada kegiatan pertemuan bisnis pariwisata.

"Jadi tiga tren terbaru telah kami kembangkan di semua destinasi dengan konsep manajemen destinasi. Kami harap para pembeli dan penjual bisa berinteraksi sehingga mampu mencetak penghasilan lebih tinggi," imbuh Sandiaga.

Dengan fokus pengembangan pariwisata berkelanjutan, kata dia, juga memberikan nilai kepada sekitar 46 juta warga Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru pada tahun ini. "Jadi saya berharap dengan semua pihak berkolaborasi, kami bisa mencapai sukses 2024 yang targetnya membuka 4,4 juta lapangan kerja baru di sektor pariwisata," ucap Sandiaga.

Sementara itu, di tengah perbaikan sektor pariwisata tanah air, Indonesia mencatat kedatangan wisatawan mancanegara pada 2023 mencapai 11,5 juta atau melampaui target mencapai 8,5 juta.

Dari capaian itu, sekitar 50 persen di antaranya disumbangkan oleh Provinsi Bali dengan jumlah kedatangan pada 2023 diperkirakan mencapai 5,2 juta wisatawan mancanegara. Sedangkan pada 2024, pemerintah menargetkan 14,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.