Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Junta Bertemu dengan Utusan Khusus Asean

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemimpin Junta Bertemu dengan Utusan Khusus Asean Doc: AFP/MYANMAR MILITARY INFORMATION TEAM
Ket. Pertemuan di Naypyidaw | Pemimpin junta Myanmar, Min Aung Hlaing (kanan) berjabat tangan dengan utusan khusus Asean, Alounkeo Kittikhoun, saat keduanya bertemu di Naypyidaw pada Rabu (10/1) lalu.

YANGON - Media pemerintah pada Kamis (11/1) melaporkan bahwa pemimpin junta Myanmar telah bertemu dengan utusan khusus Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean), saat blok regional tersebut berupaya mencari solusi diplomatik terhadap konflik di negara tersebut.

Junta Myanmar, yang merebut kekuasaan melalui kudeta pada tahun 2021, menghadapi ancaman terbesarnya, menurut para analis, setelah koalisi kelompok etnis bersenjata melancarkan serangan besar-besaran di utara tahun lalu.

"Panglima Angkatan Darat Min Aung Hlaing bertemu dengan Alounkeo Kittikhoun, utusan khusus Asean, pada Rabu (10/1) di Ibu Kota Naypyidaw. Keduanya membahas usaha pemerintah untuk menjamin perdamaian dan stabilitas," lapor surat kabar pemerintah, The New Global Light of Myanmar pada Kamis.

Pertemuan tersebut terjadi menjelang pertemuan para menteri luar negeri Asean pada akhir bulan ini di Laos, yang merupakan ketua Asean untuk tahun ini.

Blok tersebut sejauh ini gagal membuat terobosan besar dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan di negara anggotanya, Myanmar. Tidak ada kemajuan yang dicapai dalam penerapan lima poin rencana perdamaian yang disepakati tiga tahun lalu, meskipun mantan ketua Indonesia menyambut baik pembicaraan positif dengan pihak-pihak utama pada bulan November lalu.

Junta yang diwakili oleh oposisi menurut pernyataan pada saat itu karena para jenderal Myanmar dilarang menghadiri pertemuan tingkat tinggi Asean.

Perselisihan antara anggota Asean meningkat tahun lalu setelah keputusan pemerintah Thailand untuk bertemu dengan menteri luar negeri junta, Than Shwe.

Indonesia dan Malaysia, yang termasuk di antara pengkritik paling keras junta di Asean, menolak pertemuan tersebut, sementara Singapura memperingatkan bahwa terlalu dini untuk melibatkan junta pada pertemuan tingkat yang begitu tinggi. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.